Berita Madiun

Atlet Silat Madiun Minim Prestasi, Tak Ikut Ajang Asian Games Meski Dikenal 'Kampung Pesilat'

14 emas yang didapat dari atlet cabor silat, tidak satupun berasal dari Madiun, yang dikenal dengan sebutan Kampung Pesilat.

Atlet Silat Madiun Minim Prestasi, Tak Ikut Ajang Asian Games Meski Dikenal 'Kampung Pesilat'
BolaSport.com
Puspa Arumsari, pesilat putri Indonesia mendapatkan medali emas di Asian Games 2018, Senin (27/8/2018). 

SURYA.co.id | MADIUN - Ada sembilan cabang olahraga (cabor) baru yang pertama kali dipertandingkan pada Asian Games ke-18 di Jakarta dan Palembang. Satu di antaranya adalah cabor silat.

Pada cabang pencak silat, Indonesia sukses mendapatkan 14 medali emas, dari 16 medali emas yang diperebutkan di cabor silat.

Sayangnya, dari 14 emas yang didapat dari atlet cabor silat, tidak satupun berasal dari Madiun, yang dikenal dengan sebutan Kampung Pesilat.

Ketua PSHT Pusat yang juga merangkap sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Murjoko, mengatakan kurangnya prestasi atlet silat dari Madiun, disebabkan minimnya perhatian dari pemerintah daerah.

"Memang kalau kita merasakan, memang masih kurang, jadi perhatian ini sangat penting. Karena apa, karena Madiun ini sudah menjadi trade mark kampung pesilat. Kami berharap dari Madiun ini akan muncul pesilat yang menorehkan prestasi, tidak dari tempat lain," katanya saat ditemui usai menghadiri acara ailaturahmi antar perguruan silat dengan Fokopimda di Gedung Diklat, Kota Madiun, Senin (3/9/2018) siang.

Dia menuturkan, untuk dapat berprestasi diperlukan perhatian dan pembinaan yang sungguh-sungguh.

Butuh event untuk dapat meningkatkan jam terbang latihan atlet, dan itu semua membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

"Jadi kesulitan kita masalah pendanaan, sangat minim sekali. Tahun 2015, Rp 7,5 juta. Tahun 2016, 2017 tidak ada, tahun 2018 juga tidak ada," katanya.

Murjoko menjelaskan, selama ini pembinaan diserahkan ke masing-masing perguruan silat.
Apabila ada event kejuaraan, baru dilakukan seleksi. "Selama ini kita pikul bersama," katanya.

Tidak adanya atlet silat dari Madiun yang ikut bertanding dalam ajang Asian Games 201, dikarenakan persiapan yang sangat minim sekali.

Halaman
123
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help