Berita Sidoarjo

Aktivis Lingkungan Tanam Seribu Mangrove Bareng Nelayan di Sidoarjo

Puluhan aktivis lingkungan itu bersama para nelayan melakukan penanaman seribu tanaman mangrove

Aktivis Lingkungan Tanam Seribu Mangrove Bareng Nelayan di Sidoarjo
surya/m taufik
Para aktivis lingkungan bersama nelayan saat menanam seribu mangrove di Teluk Permisan Sidoarjo. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Aksi penghijauan kembali digelar pada aktivis lingkungan yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan dan Bahan Berbahaya dan Beracun Indonesia (Amphibi).

Kali ini, puluhan aktivis lingkungan itu bersama para nelayan melakukan penanaman seribu tanaman mangrove di muara sungai Dusun Kepetingan, Desa Sawohan, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Senin (3/9/2018).

Karena lokasi penanaman mangrove ini di dekat Teluk Permisan yang berbatasan langsung dengan Selat Madura, mereka berangkat dari Desa Klurak, Kecamatan Candi, Sidoarjo dengan menyewa empat unit perahu nelayan.

"Butuh waktu sekitar 1,5 jam untuk ke lokasi, sambil menyusuri sungai menuju Dusun Kepetingan," kata Ketua Umum DPP Amphibi Agus Salim Tanjung, Senin (3/9/2018).

Bersama sejumlah warga dan nelayan setempat, mereka menanam mangrove di dekat Teluk Permisan yang berbatasan langsung dengan Selat Madura.

Menurut dia, tnaman mangrove memiliki peranan penting dan banyak manfaat baik langsung maupun tidak langsung bagi lingkungan sekitar, khususnya bagi penduduk pesisir atau masyarakat nelayan.

"Hutan mangrove bisa mencegah intrusi air laut, erosi dan abrasi pantai. Hutan mangrove juga bisa untuk mengurai limbah organik dan bahan kimia, serta tempat hidup dan sumber makanan sejumlah satwa," urai dia.

Pihaknya berharap, masyarakat nelayan ikut menjaga agar tanaman ini bisa hidup dan berkembang.

Supaya tanaman mangrove ini bisa menjaga lingkungan di sekitar laut dan pantai.

Dalam kegiatan ini, setelah menanam mangrove, Amphibi juga membagikan 70 pasang sepatu sekolah untuk anak-anak nelayan di Dusun Kepetingan.

Pembagian sepatu gratis ini disambut antusias anak-anak yang rela menunggu selama dua jam.

"Seneng, seneng banget dapat sepatu baru. Bisa buat sekolah besok," ujar Robby, siswa kelas V sekolah dasar usai menerima sepatu dari pada aktivis yang sedang menggelar berbagai kegiatan dalam rangkaian pwringatan HUT Amphibi ke-2 tersebut.

Penulis: M Taufik
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help