Berita Lamongan

Tergiur Jadi PNS Dishub Lewat 'Jalan Tikus', Juru Parkir Asal Lamongan Tertipu Rp 120 Juta

Tergiur tawaran menjadi PNS Dishub Bojonegoro lewat 'jalan tikus', seorang jukir asal Lamongan kehilangan uang Rp 120 juta.

Tergiur Jadi PNS Dishub Lewat 'Jalan Tikus', Juru Parkir Asal Lamongan Tertipu Rp 120 Juta
Kompas.com/Vitalis Yogi Trisna
Ilustrasi 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Seorang pria di Lamongan berinisial FK kehilangan uang Rp 120 juta. 

Uang itu dibawa kabur seseorang yang mengaku dapat membantunya untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kronologinya, pada 2013 lalu, pria asal Desa Banjarejo yang sehari-hari bekerja sebagai jukir di lingkungan Dishub Bojonegoro itu tergiur tawaran KP (53), warga Bojonegoro yang janji bisa memasukkan FK menjadi PNS di Dishub Bojonegoro. 

Senin, 28 Oktober 2013, saat turun di Terminal Rajekwesi, ia tiba-tiba dijemput oleh kenalannya berinisial SGT..

Korban diajak ke Kantor Dishub dan ditawari menjadi CPNS di lingkungan Dishub Bojonegoro melalui jasa KP.

FK dan SGT selanjutnya bertandang ke rumah KP.

Dan KP-pun menyanggupi bisa memasukkan CPNS dengan ketentuan membayar uang pelicin Rp 120 juta.

Kesepakatan itu akhirnya dipenuhi korban. Namun sejak uang diserahkan sampai saat ini, status CPNS itu tidak juga bisa dinikmati FK.

Semua persyaratan administrasi telah diserahkan. KP hanya bisa janji - janji dan tak pernah terwujud.

Saat ditanyakan, KP berbelit-belit hingga korban meminta uangnya dikembalikan. Uang pelicin itu tidak juga dikembalikan.

Merasa ditipu, korban melaporkan perkaranya ke Polres Lamongan.

Kini kasusnya sedang ditangani polisi.

"Pihak-pihak terkait akan dimintai keterangan," kata Kasubag Humas Polres Lamongan, AKP Harmuji.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved