Persebaya Surabaya

Main di Lapangan Berfasilitas Minim, Ini Kata Asisten Pelatih Persebaya Bejo Sugiantoro

Persebaya Surabaya akan meladeni PSBI Blitar pada laga 128 besar Piala Indonesia 2018

Main di Lapangan Berfasilitas Minim, Ini Kata Asisten Pelatih Persebaya Bejo Sugiantoro
surya/habibur rohman
Asisten pelatih Persebaya Surabaya Bejo Sugiantoro saat sesi latihan secara terbuka di Lapangan Sier Surabaya, Jumat (24/8/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Persebaya Surabaya akan meladeni PSBI Blitar pada laga 128 besar Piala Indonesia 2018 di Stadion Jala Krida, Bumimoro, Surabaya, Minggu (2/9/2018) sore.

Melakoni laga tersebut, ini menjadi kali pertama Persebaya bermain di stadion dengan fasilitas minim.

Maklum saja, biasanya tim berjuluk Bajul ijo itu selalu menggunakan Stadion Gelora Bung Tomo, saat bermain di Surabaya.

Toh, asisten pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro menilai itu bukan suatu masalah.
Bahkan, sosok yang juga ikut membawa Persebaya juara dua kali Liga Indonesia itu menyebut sebagai tim profesional, pemainnya harus siap dimainkan dalam semua kondisi.

“Alhmadulillah, sudah saya tanamkan sebagai profesional sejati kita harus siap bermain dalam situasi lapangan dan kondisi apapun,” ungkapnya di kantor PSSI Jawa Timur saat jumpa pers.

Apalagi menurutnya, bermain di manapun, dengan nama besar Persebaya akan selalu menjadi sorotan.

Untuk itu, mantan Timnas Indonesia tersebut meminta pada semua pemainnya untuk mengeluarkan kemampuan terbaik.

Apalagi di Piala Indonesia 2018 ini akan bermain dengan sistem gugur, sehingga tentu jika kalah akan menghentikan langkah Persebaya untuk lolos ke babak 64 besar.

Jika terdapat skor imbang hingga 90 menit, maka pertandingan akan lanjut ke babak adu penalti untuk mencari pemenang.

“Kami juga pernah main di Serui dengan situasi lapangan sama, itu saya kira pemain tetep siap dan akan mengeluarkan kemampuan semaksimal mungkin,” pungkasnya.

Untuk diketahui, laga ini sebenarnya laga tunda dimana seharusnya digelar pada tanggal 28 Juni 2018 di stadion Penataran Kota Blitar.

Namun karena faktor izin keamanan, akhirnya digelar di Surabaya dengan tetap PSBI Blitar sebagai tuan rumah karena sebagai tim di kasta lebih rendah (Liga 3).

Meski bermain di Surabaya, laga ini akan dilangsungkan tanpa penonton.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help