Berita Kesehatan

Inilah Bahaya jika Terlalu Lama Duduk, Dari Gangguan Kencing hingga Berdampak Buruk ke Otak

Sudah banyak riset yang menyatakan bahaya terlalu lama duduk bagi kesehatan. Simak penjelasan selengkapnya!

Inilah Bahaya jika Terlalu Lama Duduk, Dari Gangguan Kencing hingga Berdampak Buruk ke Otak
Pixfly
Ilustrasi Terlalu Lama Duduk 

Dengan kata lain, kondisi ini bisa diartikan sebagai gejala yang timbul akibat adanya infeksi saluran kemih (ISK).

Hasilnya, pria yang menghabiskan waktu untuk duduk selama kurang lebih 5 jam per hari, disertai dengan jarang melakukan aktivitas fisik, berisiko lebih besar untuk mengalami gejala saluran kemih bawah.

Biasanya, ditandai dengan buang air kecil tidak tuntas, jadi lebih sering buang air kecil, aliran air kencing melambat, dan sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil.

Dilansir dari laman Andrology Australia, sebagian besar kasus gejala saluran kemih bawah memang dialami oleh pria di usia paruh baya.

Namun, tidak menutup kemungkinan kalau kondisi ini juga bisa menyerang pria usia muda.

Dilansir dari laman nypost.com, penelitian lain menyebutkan bahwa mereka yang tidak aktif selama 13 jam dalam sehari lebih beresiko berumur lebih pendek gara-gara penyakit yang terkait dengan terlalu lama duduk.

Misalnya saja diabetes, penyakit jantung, atau pun hipertensi.

Menggerakan tubuh setiap setengah jam dapat membantu mengurangi kerusakan yang diakibatkan kebiasaan terlalu lama duduk yang dilakukan sepanjang hari.

Studi terbaru menyebutkan bahwa gaya hidup pasif seperti terlalu lama duduk bisa membahayakan kemampuan otak untuk menyimpan memori, seperti dikutip dari timesnownews

Terlalu lama duduk bisa menyebabkan penipisan pada lobus temporal medial atau wilayah otak yang terlibat dalam pembentukan ingatan baru.

Halaman
123
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved