Berita Sidoarjo

Dana Pembebasan Lahan Frontage Road Sidoarjo Masih Kurang

Dana Rp 84 miliar yang dialokasikan untuk pembebasan lahan milik warga dalam pembangunan Frontage Road (FR) di Sidoarjo masih kurang.

Dana Pembebasan Lahan Frontage Road Sidoarjo Masih Kurang
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Lahan di depan SMA Hangtuah sampai depan Brigif sepanjang 1,25 Km milik TNI yang dimohon untuk dihibahkan guna keperluan frontage road di Sidoarjo. Pemkab mendapat lampu hijau untuk permohonan ini. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Dana Rp 84 miliar yang dialokasikan untuk pembebasan lahan milik warga dalam pembangunan Frontage Road (FR) di Sidoarjo kurang.

Dari appraisal yang dilakukan, dana untuk menyelesaikan 248 berkas lahan milik warga seperti yang ditargetkan tuntas tahun ini, diperkirakan mencapai Rp 100 miliar.

"Memang ada kemungkinan nilainya di atas Rp 84 miliar. Tapi appraisal masih berlangsung dan belum dipastikan nominalnya," jawab Kepala Dinas PUPR Sidoarjo Sigit Setyawan, Minggu (2/9/2018).

Jika memang dana yang disiapkan kurang, pihaknya mengaku akan mengupayakan tambahan lewat PAK. Sebab, target penyelesaian tanah warga tahun ini harus tuntas.

Diakuinya, ada beberapa hal yang menjadi potensi kurangnya anggaran itu. Diantaranya adalah nilai tanah yang terus naik. Apalagi lokasi di jalan Gedangan, yang sangat trategis.

"Selain itu keberadaan bangunan dan fungsi dari bangunan itu sendiri juga mempengaruhi harga. Namun, kita tunggu dulu hasil apraisal. Apakah dana yang disiapkan cukup atau masih kurang," tandasnya.

Baca: Warga 5 Desa di Sidoarjo Sudah Bersedia Lahannya Dipakai Frontage Road

Baca: Rumah Dijual, Pemuda di Kediri Depresi Hingga Terpaksa Dirantai Kakinya

Dalam prosesnya, tim appraisal menilai berapa ganti rugi dengan beberapa pertimbangan. Diantaranya nilai jual objek pajak (NJOP), harga pasaran, serta kondisi ekonomi warga yang terdampak proyek.

Usai perhitungan appraisal rampung, Dinas PUPR akan mengumpulkan warga.

"Pemkab menyampaikan nilai ganti rugi yang didapatkan. Bagi warga yang sepakat dengan nominal harga, pemkab langsung melakukan pembayaran," ungkap Kabid Pembangunan dan Peningkatan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Judi Tetrahastoto.

Dari 266 berkas FR yang terkumpul, 18 berkas sudah dibebaskan tahun lalu. Dan sebanyak 248 dokumen targetnya dibebaskan tahun ini. Dari pemeriksaan berkas, baru 86 dokumen yang dinyatakan lengkap.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help