Khofifah Siap Dorong Ekosistem Inovasi di Jawa Timur Lewat Belanova

Industri digital, dan industri makanan minuman menjadi beberapa sektor strategis nasional untuk membuat Indonesia siap menyambut revolusi industri 4.0

Khofifah Siap Dorong Ekosistem Inovasi di Jawa Timur Lewat Belanova
ist
Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa saat menyalami wisidawan Unisla, Lamongan, Sabtu (1/9/2018). 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Industri digital, dan industri makanan minuman menjadi beberapa sektor strategis nasional untuk membuat Indonesia siap menyambut revolusi industri 4.0.

Potensi mendorong inovasi di bidang makanan dan minuman dirasa Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa, layak dimulai dari Lamongan.

Yang dirasa memiliki sumber daya alam dan hasil alam yang unggul untuk mengembangkan industri makanan dan minuman.

"Ada 10 hal yang dijadikan prioritas nasional dalam membuat Indonesia masuk dalam revolusi industri 4.0. Yang utama adalah membentuk ekosistem inovasi," kata Khofifah saat menjadi pembicara di wisuda Universitas Islam Lamongan, Sabtu (1/9/2018).

Oleh sebab itu, membangun ekosistem inovasi juga menjadi salah satu prioritas dalam program yang akan dijalankan Khofifah mendatang.

Dimana dalam nawa bhakti satya juga terdapat program Belanova yaitu Belanja Inovasi.

Ia ingin ke depan akan banyak muncul inovasi-inovasi yang dikembangkan oleh pelaku-pelaku usaha makanan dan minuman di Lamongan dan secara luas di Jawa Timur.

"Karena dari inovasi dan kreativitas itu, maka akan terbangun nilai daya saing yang makin hari semakin ketat dan semakin cepat," ucap Khofifah.

Masih bicara tentang inovasi dan kreativitas, Khofifah juga ingin agar ke depan lahir inovator dan pelaku usaha yang memanfaatkan era digital.

Seperti penemu Facebook, Mark Zuckerberg, dan juga pengusaha sukses di era digital lain.

"Yang punya facebook itu kliennya sudah jutaan orang. Tapi dia tak menciptakan konten. Yang membuat ya pengguna facebook itu sendiri," ucap Khofifah.

Begitu juga pemilik aplikasi angkutan online. Yang sudah sangat sukses tapi dia sendiri tak punya modal angkuiltan umum untuk menjalankan bisnis angkutan onlinenya.

"Saya harap nanti akan ada pengusaha digital sukse dari Jawa Timur," ucap Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help