Pilpres 2019

Cuekin Gerakan #2019GantiPresiden, Golkar Pilih Kampanye Keberhasilan Jokowi

"Hal itu merupakan sebuah kewajiban. Sebab, kami telah memilih mencalonkan Pak Jokowi," kata Dito Ariotedjo, Sabtu (1/9/2019).

Cuekin Gerakan #2019GantiPresiden, Golkar Pilih Kampanye Keberhasilan Jokowi
Ilustrasi
1709golkar partai

SURYA.co.id | SURABAYA - Gerakan #2019GantiPresiden beberapa hari lalu menjadi pro kontra di masyarakat hingga saat ini.

Bagi Partai Golkar yang mendukung capres-cawapres Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, alih-alih melawan gerakan itu.

Partai pohon beringin ini malah mencueki dan memilih mengampanyekan program keberhasilan Presiden Jowo Widodo.

Golkar menginginkan kadernya melawan gerakan tersebut dengan kegiatan kreatif. 

Hal itu disampaikan oleh Ketua DPP Golkar Bidang Inovasi Sosial dan Ormas, Dito Ariotedjo.

Dito Ariotedjo memilih memprioritaskan sosialisasi keberhasilan program Jokowi. 

"Baik yang telah dikerjakan maupun akan dikerjakan nanti," kata Dito Ariotedjo di Surabaya, Sabtu (1/9/2018). 

"Kami tidak menganjurkan kader untuk melawan dengan hashtag yang serupa tapi beda kata. Kami bicara fakta saja," imbuh  pria 27 tahun ini.

Dito Ariotedjo khawatir, apabila gerakan itu dilawan dengan hal yang sama, maka akan menimbulkan disparitas yang lebih besar. 

"Hal itu akan menimbulkan gesekan yang lebih besar dan tidak ada gunanya," kata Ketua DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), salah satu organisasi sayap Golkar ini.

"Hal itu telah terbukti di Pilkada DKI Jakarta lalu," imbuhnya. 

Dito Ariotedjo juga menyarankan caleg Partai Golkar harus mengampanyekan capres Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

"Hal itu merupakan sebuah kewajiban. Sebab, kami telah memilih mencalonkan Pak Jokowi," katanya.

Untuk diketahui, deklarasi gerakan #2019GantiPresiden telah dilakukan di Surabaya pada Minggu (26/8/2018).

Berlangsung di kawasan Tugu Pahlawan, Surabaya, aksi ini sempat diwarnai kericuhan akibat bentrok antara massa pro dan kontra.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved