Berita Malang Raya

Pemkot Malang Lakukan Moratorium Perizinan Peredaran Minuman Beralkohol

Pemerintah Kota Malang melakukan moratorium perizinan peredaran minuman beralkohol karena dianggap berbahaya untuk generasi muda.

Pemkot Malang Lakukan Moratorium Perizinan Peredaran Minuman Beralkohol
surya/fatkhul alamy
ilustrasi minuman beralkohol 

SURYA.co.id | MALANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melakukan moratorium perizinan peredaran minuman beralkohol (minol). Langkah itu diambil sebagai upaya antisipatif meminimalkan dampak negatif minol di masyarakaat.

Soal moratorium itu sendiri sempat disampaikan Plt Wali Kota Malang, Sutiaji di dua kesempatan yang berbeda.

Pertama saat mengisi ceramah pengajian, Senin (20/8/2018) di Masjid Abdillah Raya Sulfat. Kedua, pada pertemuan dengan pimpinan perguruan tinggi di Balai Kota Malang.

Menurut Sutiaji, moratorium itu diberlakukan karena keberadaan minol dinilai lebih besar dampak negatifnya dibanding manfaatnya.

"Dengan kaidah kebijakan dar ul mafasit muqoddamun 'ala jalbil masholih atau mencegah kerusakan lebih dikedepankan ketimbang menarik kemaslahatan," ujar Sutiaji, Jumat (31/8/2018)

Selain itu, lanjutnya, secara faktual, masih sering terjadi pelanggaran perda. Pemkot Malang saat ini masih belum bisa menutup total tempat penjual minol karena harus mengubah Perda yang ada.

“Ada perda minol tapi kan kita melihat efektivtas perda itu. Kalau menutup harus mengubah perda. Kebijakan saya, mencegah kejahatan atau kerusakan lebih kedepankan,” tegasnya.

Keprihatinan Sutiaji atas dampak minol begitu dalam. Terutama dari generasi muda.

Mengutip data yang pernah dikeluarkan oleh Humas Pemkot Malang, selama 10 tahun, total korban tewas di Indonesia akibat miras oplosan mencapai 837 orang.

Tercatat ada sekitar 300 orang tewas selama 2008 hingga 2013. Angka itu melonjak tajam sepanjang 2014 hingga 2018 dengan jumlah korban mencapai lebih dari 500 orang.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved