Berita Malang Raya

Dipanggil KPK, Plt Wali Kota Malang Sutiadji Ditanya Soal Dana Kampanye

Plt Wali Kota Malang, Sutiadji, diperiksa sebagai saksi oleh KPK. Dia ditanya seputar dana kampanye di Pilkada lalu.

Dipanggil KPK, Plt Wali Kota Malang Sutiadji Ditanya Soal Dana Kampanye
surabaya.tribunnews.com/hayu yudha prabowo
Plt Wali Kota Malang, Sutiaji keluar ruangan pemeriksaan saksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolres Malang Kota, Jumat (31/8/2018). Usai melakukan penggeledahan di sejumlah rumah anggota DPRD Kota Malang, Penyidik KPK mulai melakukan pemeriksaan saksi dalam pengembangan kasus suap pembahasan APBD-P Kota Malang Tahun 2015. 

SURYA.co.id | MALANG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang di Kota Malang.

Satu dari sekian banyak yang dimintai keterangan adalah Plt Walikota Malang, Sutiaji.

Sutiaji menjalani pemeriksaan di Kantor Bhayangkari Mapolres Malang Kota.

Sutiadji datang ke sana sekitar pukul 14.14 WIB dengan mengendarai Toyota Alphard N 1009 BS.

Ditanya wartawan, ia mengaku tidak memiliki persiapan khusus dalam pemeriksaan kali ini. Sutiaji mengatakan hanya menjalani kewajiban hukum setelah sebelumnya dapat surat pemanggilan dari KPK.

Dalam jeda pemeriksaan, Sutiaji mengatakan bahwa KPK sempat mempertanyakan dana kampanye dirinya.

Pertanyaan itu muncul karena sebelumnya KPK menemukan dokumen pengeluaran dana kampanye Pilkada pasangan Sutiaji – Sofyan Edy Jarwoko.

KPK menemukan dokumen itu saat menggeledah rumah dinas Plt Walikota Malang itu di Jl Ijen.

“Karena saya jadi, saya ditanya dana kampanye dari mana. Gaji honor, sama dana kampanye. Karena ditemukan ada pengeluaran dana kampanye ya uda itu. Ya, dana kampanye dari sumbangan-sumbangan,” kata Sutiaji tanpa menjelaskan detail sumbangan dana kampanye itu bersal.

Baca: Penyidik KPK Tiba di Polres Malang Kota, Segera Periksa Sejumlah Anggota Dewan

Baca: Terungkap, Anggota DPRD Kota Malang Biasa Minta Setoran

Terkait penggeledahan rumah dinasnya, Sutiaji menilai hal itu wajar. Pasalnya, sejumlah pihak lainnya juga digeledah rumahnya.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help