Berita Tuban

17 Tahun Pria di Tuban Terasing dari Keluarga dengan Kaki dan Tangan Terikat, Lihat Kondisinya

"Saya tidak mau kalau Santam dibawa ke Surabaya. Lebih baik saya rawat di rumah, itu juga sudah saya lakukan selama ini," tegas Parni.

17 Tahun Pria di Tuban Terasing dari Keluarga dengan Kaki dan Tangan Terikat, Lihat Kondisinya
surya/sudarsono
Parni mengecek kondisi adknya, Santam,di sebuah rumah yang selama 17 tahun ditinggali Santam.   

SURYA.co.id | TUBAN - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Tuban, merespons temuan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang diikat  tangan dan kakinya selama 17 tahun.

ODGJ tersebut adalah Santam (32), warga Dusun Gowah, Desa Jadi, Kecamatan Semanding.

Kepala Dinsos P3A Kabupaten Tuban, Nurjanah mengatakan, akan segera mendatangi rumah ODGJ tersebut. Nantinya akan ditawarkan pengobatan kepada Santam, untuk dibawa berobat ke rumah sakit Menur Surabaya.

Namun tawaran itu harus menyetujui dari pihak keluarga, apakah berkenan untuk dibawa ke Surabaya atau tidak.

"Kita nanti akan tawarkan berobat ke Menur Surabaya, namun tinggal persetujuan dari pihak keluarga," ujar Nurjanah dikonfirmasi Surya, Jumat (31/8/2018).

Perempuan berkacamata itu lebih lanjut menjelaskan, apabila pihak keluarga tidak berkenan untuk dibawa berobat ke Menur Surabaya, tentu ada opsi lainnya yang ditawarkan. Di antaranya obat jalan melalui Puskesmas setempat.

Ditambahkannya, Dinsos P3A juga akan tetap memantau perkembangan pria yang diikat sejak 2001 tersebut.

"Jika tidak mau diobati di Menur Surabaya, maka akan diobati melalui Puskesmas. Kita juga akan pantau," tutupnya.

Pihak keluarga mengaku keberatan jika Santam harus dibawa berobat ke RS Menur. Bahkan, Parni, kakak Santam menegaskan akan merawat adiknya di rumah dengan penuh kasih sayang.

"Saya tidak mau kalau Santam dibawa ke Surabaya. Lebih baik saya rawat di rumah, itu juga sudah saya lakukan selama ini," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help