Sekolah Gratis

Suko Widodo: Janji Pendidikan Gratis Wajib Dipenuhi dengan Segala Konsekuensinya

Pengamat kebijakan publik Suko Widodo menuturkan, janji Gubernur Jatim merupakan kontrak politik yang akan ditagih publik.

Suko Widodo: Janji Pendidikan Gratis Wajib Dipenuhi dengan Segala Konsekuensinya
SURYAOnline/Bobby Constantine Koloway
Suko Widodo 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengamat kebijakan publik Suko Widodo menuturkan, janji Gubernur Jatim merupakan kontrak politik yang akan ditagih publik. Khususnya pendidikan gratis dan tuntas (tistas) yang sudah melekat dalam memori masyarakat luas.

"Janji itu wajib dipenuhi dengan segala konsekuensinya. Meski jujur, saya pribadi tidak terlalu setuju dengan pendidikan gratis. Sebab, banyak hal selain pembiayaan yang harus diperhatikan seputar pendidikan," tutur Suko Widodo, Kamis (30/8/2018).

Dosen ilmu komunikasi Universitas Airlangga ini mengakui, seberapapun anggaran yang dialokasikan untuk pendidikan di Jatim tidak akan cukup.

Karena itu, selain memberikan pembiayaan pendidikan, pemerintah juga perlu mendorong peran swasta lebih besar dalam membangun pendidikan Jatim. Baik dalam memberikan beasiswa atau program penguatan soft skill yang dibutuhkan generasi milenial menyongsong persaingan global.

"Banyak yang harus diperhatikan, mulai dari optimalisasi laboratorium sekolah, rekreasi pendidikan, hingga penguatan pendidikan karakter anak," tutur Suko.

Suko yang juga inisiator komunitas pelajar pegiat kebangsaan di Jatim menegaskan, problem mentalitas pelajar perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Sebab, berbagai ancaman mulai dari pola konsumtif hingga kenakalan remaja semakin kuat.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved