Berita Magetan

Sukhoi Generasi Terbaru Segera Masuk Hanggar Lanud Iswahjudi

Mulai pekan depan Lanud Iswahjudi membuka kursus bahasa Rusia di SkadiK 505 Wingdikum

Sukhoi Generasi Terbaru Segera Masuk Hanggar Lanud Iswahjudi
surya/doni prasetyo
Pesawat tempur Sukhoi buatan Rusia SU 27 milik TNI AU ini tidak lama lagi dikandangkan, diganti Sukhoi SU 35, yang merupakan generasi 4,5 terbaru, sejajar yang dimiliki negara negara tetangga. 

SURYA.co.id | MAGETAN - Sumber Daya Manusia (SDM) TNI AU di Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan, siap menerima alat utama sistem senjata (alutsista), pesawat Sukhoi canggih tipe SU 35 buatan Rusia yang bakal menjadi andalan dan kebanggaan Indoensia.

Kunci keberhasilan utama transfer tehnologi yang menjadi perhatian pimpinan TNI AU yaitu masalah bahasa. Mulai pekan depan Lanud Iswahjudi membuka kursus bahasa Rusia di SkadiK 505 Wingdikum, setempat, Senin (3/9/2018).

"Kursus Intensif Bahasa Asing (KIBA) kusus Rusia, akan diikuti 40 Prajurit, yang terdiri dari sembilan perwira, 15 Bintara dan 24 Tamtama,"ungkap Komandan Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan Marsekal Pertama (Marsma) TNI Samsul Rizal didampingi Kepala Penerangan (Kapen) Mayor Sus Hamdi Londong Allo kepada Surya, Kamis (30/9/2018).

Dikatakannya, kursus KIBA Rusia itu rencananya dibuka Komandan Lanud Iswajudi Marsma TNI Samsul Rizal, dan dilaksanakan selama tiga bulan.

"Kursus bahasa Rusia itu dilaksanakan mulai Senin (3/9/2018) - Selasa (27/11/2018) mendatang,"ujar Marsma Samsul Rizal.

Sementara menurut Kadispers Lanud Iswahjudi Kolonel Nav Saeful Rakhmat, dilaksanakanya kursus bahasa Rusia ini, diharapkan personel TNI AU, khususnya di Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi bisa mengerti dan memahami bahasa Rusia yang disematkan di pesawat tercanggih abad ini.

"Dengan terampilnya personel TNI AU berbahasa Rusia, salah satu penunjang kesiapan sumber daya manusia (SDM) menerima alutsista yang dibeli Pemerintah Indonesia dari Rusia itu, sehingga dapat mengaplikasikan, pelaksanaan tugasnya sebagai penerbang dan teknisi pesawat Sukhoi itu.”kata Kolonel Saeful Rakhmat,

Tidak hanya itu, lanjut Kolonel Saeful, mempersiapkan SDM menyambut kedatangan pesawat generasi 4,5 Sukhoi SU 35 itu TNI AU menggandeng lembaga diluar TNI AU, yakni Lembaga Bahasa Internasional Fakultas Ilmu pengetahuan dan budaya, Universitas Indonesia (UI).

"Instruktur bahasa dari Lembaga Bahasa Internasional UI, dari Fakultas Ilmu pengetahuan dan budaya,"ujarnya.

Pelaksanaan kursus KIBA Rusia ini, selain untuk membekali teknisi di Lanud Iswahjudi, sekaligus mewujudkan personel TNI AU yang profesional dan mampu melaksanakan penugasan yang memerlukan kemampuan Bahasa Rusia.

"Rencananya Kursus Intensif Bahasa Asing Rusia, akan dilaksanakan beberapa gelombang dan yang dilaksanakan kali ini merupakan gelombang ke III tahun 2018,"pungkas Kolonel Saeful Rakhmat

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved