Berita Surabaya

Pelabuhan Dungkek Sumenep Kurang Layak, Khofifah Siap Lakukan Revitalisasi

Pelabuhan Dungkek di Sumenep dianggap berkondisi jauh dari layak lantaran dermaganya jauh dari berhentinya kapal

Pelabuhan Dungkek Sumenep Kurang Layak, Khofifah Siap Lakukan Revitalisasi
surya/istimewa
Khofifah Indar Parawansa saat menyapa nelayan dan buruh pemilah ikan di TPI Banyu Sangkah, Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura, Sabtu (24/2/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kondisi Pelabuhan Dungkek Kabupaten Sumenep mendapatkan sorotan setelah lebaran Idul Adha beberapa waktu lalu.

Pasalnya, Pelabuhan Dungkek di Sumenep dianggap berkondisi jauh dari layak lantaran dermaganya jauh dari berhentinya kapal, sehingga kapal tidak bisa bersandar.

Sehingga pada saat hari raya kurban lalu, banyak hewan kurban seperti sapi yang diturunkan atau diangkaut ke kapal dengan cara yang kurang layak.

Sapi-sapi tersebut diharuskan untuk berenang di lautan lebih dulu sebelum bisa mencapai kapal yang tidak bersandar tepat di dermaga.

Hal tersebut menarik perhatian Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa.

"Kondisinya kapal tidak bisa merapat. Jadi sapi-sapi harus didorong berenang di laut untuk bisa sampai ke kapal," kata Khofifah, Kamis (30/8/2018).

Pihaknya mengaku menerima pengaduan dari sejumlah warga dan relawan.

Mereka menginginkan agar ada revitalisasi di Pelabuhan Dungkek.

"Saya sudah kontak dengan penjabat sekda provinsi dan pemerintah Sumenep, saya tawarkan bagaimana kalau diajukan bantuan keuangan daerah," lanjut gubernur terpilih yang berpasangan dengan Emil Elestianto Dardak itu.

Dari koordinasi yang dilakukan, Khofifah mengatakan bahwa pemerintah Sumenep setuju untuk revitalisasi tersebut.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved