Berita Malang Raya

Manfaatkan Keramik Jadi Medium Lukisan, Muchlis Arif Banjir Pesanan

Kalau biasanya lukisan dibuat di atas kanvas, lukisan Muchlis Arif dibuat dengan keramik. Seperti ini hasilnya

Manfaatkan Keramik Jadi Medium Lukisan, Muchlis Arif Banjir Pesanan
surabaya.tribunnews.com/sany eka putri

SURYA.co.id | KOTA BATU - Belasan lukisan terpajang rapi di dinding rumah Muchlis Arif. Lukisan itu menghiasi ruangan kosong di rumahnya di Perumahan Batu Permai.

Ada yang unik dari lukisan itu. Kalau biasanya lukisan dibuat di atas kanvas, lukisan Muchlis Arif dibuat dengan keramik. Yang dilukis pun berbentuk abstrak.

Arif memulai menghasilkan karya lukisan keramik ini sejak awal Januari 2018. Ia lebih memilih bertahan dengan kesenian keramik ini karena menurutnya semakin kesenian itu ditinggalkan semakin mahal.

Sebelumnya ia melukis diatas kanvas, tetapi ia terinspirasi untuk membuat lukisan di atas keramik.

"Selain jarang ada yang melukis di atas keramik, juga unik. Dan ini ilmu baru. Di tengah perajin keramik dilanda banyak yang ditinggalkan, saya memilih untuk mempertahankan," kata Arif saat ditemui di kediamannya, Kamis (30/8).

Ia membeberkan sedikit cara melukis diatas keramik. Begitu keramik dibuat, ia mencampurkan warna-warna untuk. Lalu setelah itu dilakukan proses pembakaran. Dalam proses pembakaran itulah, terbentuk warna abstrak yang warna warni.

"Teknik yang dipakai adalah teknik Kolamik atau Kolase Keramik. Teknik ini beda dari yang lainnya, justru lukisan itu terbentuk setelah proses pembakaran," imbuhnya.

Baca: Refleksi Cinta Kebangsan di Malang, Peserta Nyanyikan Lagu Meraih Bintang Via Vallen

Untuk tema yang diambil adalah tentang cinta. Terlebih tentang cintanya kepada istrinya. Ia pun sedikit menceritakan perjalanannya dengan istrinya Capri Budijati. Saat sekolah dulu, yang pintar melukis adalah istrinya, lantas ia pun meminta untuk diajarkan melukis oleh istrinya.

Maka dari itu, lukisan keramik ini bertemakan Cinta. Seperti lukisan yang berjudul "Bayang rindu tak akan pernah berakhir", lalu juga ada "Tarikan garisnya membuatku memohon untuk diulur waktu", dan masih banyak lagi. 

Lukisan keramik yang sudah ia buat ada 30 lukisan.

"Ya lukisan ini ada yang saya komersialkan. Sudah ada dua lukisan yang sudah dipesan oleh rekan saya. Ini menunjukkan kalau masih banyak yang tertarik dengan karya lukisan dari keramik," tutur ayah dari dua anak ini.

Pemilik Matahati Ceramic Galeri ini akan menggelar pameran keramik dua dimensi yang berjudul “One Thousand Degrees”. Tema yang diusung adalah tentang perjalanan romantika kehidupan cintanya baik sebagai individu maupun makhluk sosial. Pameran itu bakal digelar di Kaliwatu Rafting dan di galeri miliknya selama satu bulan.

"Kami juga membuka workshop bagaimana caranya melukis diatas keramik. Siapa saja boleh ikut," pungkasnya.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help