Berita Malang Raya

Gandeng NU dan Muhammadiyah, Polres Malang Sebar Ratusan Da'i Kamtibmas, ini Tujuannya

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung menjelaskan, Dai Kamtibmas yang di setiap kecamatan akan ada empat orang.

Gandeng NU dan Muhammadiyah, Polres Malang Sebar Ratusan Da'i Kamtibmas, ini Tujuannya
surya/ahmad amru muiz
Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung memakakan baju kepada seorang Da'i Kambtimbas. 

SURYA.co.id | MALANG - Sebanyak 120 Dai Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) ditempatkan di 30 Kecamatan Wilayah Hukum Polres Malang. Para Dai Kamtibmas tersebut dalam setiap ceramah pengajian akan menyampaikan sisipan pesan Kamtibmas dan bahaya Narkoba kepada masyarakat.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung menjelaskan, Dai Kamtibmas yang di setiap kecamatan akan ada empat orang terdiri dari dua Dai dari Nahdlatul Ulama' (NU) dan dua Dai dari Muhammadiyah.

Mereka yang berasal dari Ormas Islam besar tersebut juga akan diminta ikut memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang Kamtibmas dan bahaya Narkotika serta Obat terlarang sesuai dengan Dalil dan Firman Allah.

"Aparat Kepolisian tidak memiliki kemampuan intervensi terkait Dalil dan Firman Alloh, makanya melalui ustadz Kambtibmas bisa disampaikan kesesuaian agama dengan kondisi keamanan wilayah dan bahaya Narkoba," kata Yade Setiawan Ujung dalam Silaturahmi Kapolres Malang Bersama Da'i Kamtibmas dan Tiga Pilar, Kamis (30/8/2018).

Dijelaskan Yade Setiawan Ujung, diharapkan melalui Da'i Kamtibmas maka masyarakat akan memiliki daya tangkal terhadap masuknya faham yang sengaja disusupkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Termasuk faham radikalisme yang selalu berupaya memecah belah masyarakat dan cenderung mengajak masyarakat untuk intoleransi.

Dengan demikian, masyarakat bisa dihindarkan dari menjadi korban kejahatan atau justru menjadi pelaku kejahatan seperti diharapkan oleh pihak yang ingin mengacaukan keamanan.

"Jadi, Da'i Kamtibmas yang mungkin di Indonesia baru di Kabupaten Malang dibentuk akan menjadi benteng dan pagar dari masuknya pengaruh negatif di masyarakat yang saat ini sangat gencar seranganya terutama melalui Medsos tanpa disadari," ucap Yade Setiawan Ujung.

Diakui Yade Setiawan Ujung, dilibatkanya Ormas Islam dalam ikut menjaga Kamtibmas dikarenakan keberadannya mayoritas di Kabupaten Malang. Karena tanpa keterlibatan mereka maka Kepolisian dan TNI akan sulit menciptakan dan menjaga keamanan masyarakat.

"Mudah-mudahan saja, kondusifitas wilayah Kabupaten Malang selalu terjaga terutama memasuki bulan politik jelang Pileg dan Pilpres," tandas Yade Setiawan Ujung.

Sedangkan Komandan Kodim 0818 Malang-Batu, Letkol Inf Ferry Muzawwad mengatakan, sistem negara demokrasi dengan sistem Pemerintahan berdaulat.

Dimana kekuasaan dan keputusan bersama rakyat. Namun sistem tersebut dewasa ini lebih banyak disalah artikan. Diantaranya dengan masuk dan mengolah isu politik sara dengan tujuan memecah belah masyarakat.

"Itu yang harus terus diwaspadai dan dijaga jangan sampai berkembang. Kami berharap peran Da'i Kamtibmas untuk bisa mengantisipasi dan dicegah perkembangan pengaruh negatif di tengah masyarakat ," kata Ferry Muzawwad.

Salah satu Da'i Kamtibmas Kecamatan Sumberpucung, Saiful Islami mengatakan, pihaknya siap menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas dalam setiap pengajian yang dibawakannya.

Tentunya pesan Kamtibmas tersebut disesuaikan dengan dalil dan firmas Alloh untuk lebih memberi kepercayaan pada masyarakat. Karena bagaimanapun, kondisi keamanan dan ketertiban harus dijaga sebaik mungkin agar masyarakat tidak resah dan bergejolak dari masuknya isu dan faham yang cenderung negatif.

"Kami siap menyampaikan pesan Kamtibmas dari Polres Malang dalam setiap kegiatan pengajian. Apalagi itu semua untuk kebaikan dan ketenteraman umat," tutur Saiful Islami. 

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help