Berita Tulungagung

Dituduh Curi Uang Tetangga, Bambang Dipaksa Sumpah di Klenteng

Bambang dituduh mencuri uang tetangganya hingga akhirnya mengucap sumpah di klenteng. Dia lalu lapor polisi karena merasa dicemarkan nama baiknya

Dituduh Curi Uang Tetangga, Bambang Dipaksa Sumpah di Klenteng
ist
ilustrasi 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Bambang Riyadi (56) seorang pensiunan asal Kelurahan Bago, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung melaporkan tetangganya sendiri ke polisi.

Bambang merasa dicemarkan oleh Sukiyanto (53) dan istrinya, Winarsih (45) karena dituding mencuri uang.

Kejadian ini bermula saat Jumat (17/8/2018) silam, Sukiyanto kehilangan uang di rumahnya sebesar Rp 5.000.000.

Bambang kemudian menyarankan agar Sukiyanto mengingat-ingat dimana menyimpan uang itu.

Namun tiga hari kemudian pada Senin (20/8/2018) Bambang diberi tahu istrinya, bahwa Sukiyanto menuding uangnya dicuri tetangga dekat.

“Pelapor ini merasa dituding, karena dia yang paling dekat rumahnya dengan terlapor,” terang Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Sumaji, Kamis (30/8/2018).

Baca: Astaga, Pembantu Rumah Tangga Curi Uang Rp 88 Juta Majikan Untuk Beli Perhiasan

Mendapat tudingan itu, Bambang bermaksud mengklarifikasi perkataan Sukiyanto.

Namun Bambang justru mendapat tudingan tidak mengenakkan dari tetangga dekatnya itu.

Lek iyo kowe arep nyapo? (kalau iya kami mau apa?)” ujar Sukiyanto, seperti diungkapkan Bambang ke polisi.

Istri Sukiyanto bahkan menantang agar masalah ini diselesaikan dengan melakukan sumpah di klenteng.

“Pelapor bahkan menuruti permintaan untuk melakukan sumpah di kleteng,” tambah Sumaji.

Sumpah dilakukan pada Senin (27/8/2018) di klenteng Tulunggagung, disaksikan pemuka agama di tempat ibadah umat Tri Dharma ini.

Namun setelah sumpah itu, Bambang merasa namanya telah dicemarkan.

Bambang yang merasa tidak pernah mencuri, kemudian melaporkan Sukiyanto dan istrinya ke Polres Tulungagung pada Rabu (29/8/2018).

“Kami sudah meminta keterangan dari pelapor. Nantinya kami akan panggil terlapor,” pungkas Sumaji. 

Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved