Berita Surabaya

Barter Narkoba di Kota Surabaya, Dua Warga Lamongan 'Kena Batunya'

Keduanya berhasil ditangkap Tim Anti Bandit Polsek Wonocolo ketika hendak bertransaksi narkoba di pinggir jalan

Barter Narkoba di Kota Surabaya, Dua Warga Lamongan 'Kena Batunya'
surya/istimewa
Kedua tersangka pengedar narkoba beserta barang bukti ganja kering disita di Mapolsek Wonocolo Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dua pemuda datang jauh-jauh dari Lamongan ke Surabaya untuk barter narkoba.

Keduanya berhasil ditangkap Tim Anti Bandit Polsek Wonocolo ketika hendak bertransaksi narkoba di pinggir jalan samping salah satu bank di Menanggal Surabaya.

Kedua tersangka itu bernama Farid (20) bersama Desa Tritunggal, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan dan Amar Ma'ruf Wahyudi (21) warga Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.

Kanit Reskrim Polsek Wonocolo, Iptu Mudjiani menjelaskan saat dilakukan penggeledahan kedua tersangka tertangkap tangan memiliki dan menyimpan ganja kering.

"Kami menemukan ganja kering seberat 2,68 gram dibungkus kertas koran yang dikantongi pelaku," ujarnya saat dihubungi SURYA.co.id, Kamis (30/8/2019).

Mudjiani mengatakan kedua tersangka merupakan sindikat peredaran narkoba lintas wilayah yang biasanya memneli barang terlarang untuk diedarkan ke daerah Lamongan dan sekitarnya.

"Rencananya tersangka akan barter atau tukar ganja kering dengan 100 (seratus) butir pil Double L," ungkapnya.

Terbongkarnya kasus peredaran ganja ini dari informasi masyarakat yang resah terhadap peredaran narkoba di wilayahnya.

Pihaknya melakukan pengintaian hingga berhasil memperoleh lokasi tempat transaksi narkoba.
Pihaknya saat ini masih melakukan penyidikan untuk menangkap pelaku lainnya.

"Kami melakukan undercover buy untuk menangkap kedua tersangka ini," kata Mudjiani.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved