Berita Tuban

Ada Caleg Diduga Mantan Narapidana Narkoba, Begini Kata KPU Tuban

Komisioner KPU Tuban, Divisi Teknis Penyelengara, Salamun membenarkan adanya caleg bekas mantan narapidana kasus narkoba

Ada Caleg Diduga Mantan Narapidana Narkoba, Begini Kata KPU Tuban
surya/m sudarsono
Kantor KPU Tuban 

SURYA.co.id | TUBAN - Jelang penetapan daftar calon tetap (DCT) anggota legislatif pada Pemilu Legislatif 9Pileg) 2019, tersiar kabar adanya caleg DPRD Tuban yang diduga pernah terpidana kasus narkoba.

Caleg tersebut diketahui bernama Arifudin, yang diusung dari partai Perindo. Kabar itupun dibenarkan oleh pengadilan negeri (PN) Tuban.

Disampaikan Humas PN Tuban, Donovan Akbar Kusuma, memang Arifudin pernah terpidana kasus narkoba jenis sabu-sabu.

Kasus yang menjerat caleg nomor urut dua dapil I Tuban itu terjadi pada 2009 silam.

"Benar, caleg Perindo atas nama Arifudin pernah terjerat kasus narkoba," ujarnya kepada Surya, Kamis (30/8/2018).

Ditambahkan Donovan, berdasarkan data yang ada, yang bersangkutan bukan sebagai bandar dalam kasus tersebut, hanya kepemilikan sabu.

Buntutnya, Arifudin harus menerima vonis dengan hukuman 7 bulan penjara.

"Yang bersangkutan bukan bandar, saat ini Arifudin akan nyaleg," pungkasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Tuban, Divisi Teknis Penyelengara, Salamun membenarkan adanya caleg Perindo bekas mantan narapidana kasus narkoba jenis sabu-sabu tersebut.

"Benar, yang bersangkutan Arifudin pernah ditahan kasus atas kasus narkoba," terang Salamun.

Meski demikian, dia menyerahkan sepenuhnya mengenai pencalegkan kepada partai pengusung.

Sebab, sudah ada PKPU Nomor 20/2018 yang mengatur tentang pencalonan anggota DPR, DPRD Provinsi‎, dan DPRD Kabupaten atau Kota.

"Di PKPU yang tidak boleh nyaleg adalah mantan koruptor, bandar narkoba, dan kasus kejahatan seksual. Yang lain masih boleh, tergantung parpol yang mengusung," tutup pria berkacamata tersebut.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved