Berita Tuban

Wilayah Terdampak Kekeringan di Tuban Bertambah, Kini Menjadi 8 Kecamatan

dari jumlah sekian daerah yang masuk peta kekeringan, semuanya sudah dikirim (droping) air bersih.

Wilayah Terdampak Kekeringan di Tuban Bertambah, Kini Menjadi 8 Kecamatan
surya/m sudarsono
Petugas BPBD Tuban mengirim air bersih ke wilayah terdampak kekeringan 

SURYA.co.id | TUBAN - Kekeringan yang melanda Kabupaten Tuban masih berlangsung. Bahkan, jumlah wilayah yang terdampak terus bertambah. Sebelumnya terdata, 25 Desa dari 7 Kecamatan terdampak musim kemarau tersebut. Kini bertambah menjadi 28 Desa di 8 Kecamatan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tuban, Gaguk Hariyanto, mengatakan awalnya 25 Desa terdampak, di antaranya Desa Sambongrejo, Genaharjo, Jadi, Prunggahan Kulon di Kecamatan Semanding. Selain itu, ada Desa Ngandong, Grabagan, Gesikan di Kecamatan Grabagan.

Lalu Desa Gaji, Sidonganti, Kecamatan Kerek. Kemudian, Desa Medalem, Sendang, Wanglukulon, Wangluwetan, Jatisari, Rayung, Sidoharjo, Leran, Kecamatan Senori. Selanjutnya, Desa Kedungjambangan, Kumpulrejo, Kecamatan Bangilan.

Berikutnya, Desa Brangkal, Parangbatu, Sembung, Sukorejo, Pecing, Kecamatan Parengan. Terakhir, Desa Sadang, Kecamatan Jatirogo.

Kemudian bertambah Desa Waleran, Kecamatan Grabagan, serta Desa Guwoterus dan Nguluhan, Kecamatan Montong.

"Dari 25 Desa di 7 Kecamatan, kini menjadi 28 Desa di 8 Kecamatan," ujarnya kepada wartawan, Rabu (29/8/2018).

Lebih lanjut Gaguk menjelaskan, dari jumlah sekian daerah yang masuk peta kekeringan, semuanya sudah dikirim (droping) air bersih.

Hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang dibutuhkan masyarakat terdampak musim kemarau tersebut.

"Dari 28 Desa di 8 Kecamatan, semua sudah didroping air bersih," pungkasnya mengakhiri.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help