Berita Surabaya

Usaha Laundry Mandiri Mulai Agresif Masuk Pasar Surabaya

Nilai lebih dari laundry mandiri ini adalah waktu yang lebih cepat, hemat, dan menggunakan mesin khusus

Usaha Laundry Mandiri Mulai Agresif Masuk Pasar Surabaya
surya/sri handi lestari
Salah satu konsumen laundry The Daily Wash Laundromart Ketintang saat melakukan proses pencucian dan pengeringan secara mandiri, saat grand launching yang masih melayani konsumen secara gratis hingga Jumat (31/8/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tren cuci mandiri atau laundry self service mulai merambah di kota Surabaya. Berbeda dengan layanan laundry yang menjamur di kota Surabaya saat ini, laundry ini memberi pelayanan hanya menyewakan mesin cuci dan mesin pengering, yang langsung bersih, sementara operasionalnya dilakukan langsung oleh konsumen.

"Kami sudah membuka layanan laundry mandiri di kota Surabaya ini di kawasan Siwalankerto. Respon pasar positif sehingga membuat kami membuka outlet kedua di kawasan Ketintang ini," kata Herlambang Prayatno, Franchise Director PT Anugerah Lima Semesta, saat grand opening The Daily Wash Laundromart Ketintang, Surabaya, Rabu (29/8/2018).

PT Anugerah Lima Semesta merupakan perusahan Franchisor dan distribusi mesin cuci khusus komersial dengan brand Speed Queen dari Amerika Serikat (AS). Tren cuci mandiri sudah tidak asing lagi di luar negeri. Sedangkan di Indonesia diakui Herlambang perlu edukasi yang lebih masif lagi.

Nilai lebih dari laundry mandiri ini adalah waktu yang lebih cepat, hemat, dan menggunakan mesin khusus laundry yang lebih berguna sesuai dengan kebutuhan laundry. Lebih hemat tenaga kerja dan garansi mesin jangka panjang.

"Dari tarif juga terjangkau. Kami sediakan sabun pencuci, namun bila konsumen datang dengan sabun pencuci sendiri juga bisa. Yang pasti harus yang Liquid atau sesuai untuk mesin cuci laundry ini," lanjut Herlambang.

Sementara terkait dengan bisnis, Pengambangan laundry mandiri ini bisa menjadi pilihan bagi konsumen maupun usaha jasa laundry yang selama ini harus memerlukan waktu dua hingga tiga hari selesai.

Business Development Director PT Anugerah Lima Semesta, Desimon, menambahkan pihaknya menargetkan jaringan laundry mandiri di kota Surabaya bisa berkembang lebih banyak dari kota Medan.

"Kami sudah mengembangkan jaringan laundry mandiri ini di Medan dengan sembilan outlet. Jakarta ada lima outlet, kemudian di Jambi, Solo, dan kota lainnya. Targetnya di Surabaya bisa lebih dari yang ada di kota Medan," ungkap Desimon.

Hal ini tak lepas dari potensi pasar konsumen maupun usaha jasa laundry di Surabaya yang cukup luas. Pasar pemukiman penduduk dengan jumlah 1 km ada mencapai 1.000 kepala keluarga merupakan pasar yang menarik.

"Apalagi dengan daerah yang dekat perguruan tinggi, perkantoran dengan pekerja muda, pemukiman rumah kontrak, perumahan, kos-kosan, adalah pasar yang menarik untuk laundry mandiri ini," lanjut Desimon.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved