Berita Magetan

Guru SMPN 2 Magetan Lakukan Kekerasan terhadap Siswa, begini Komentar Bupati Magetan Terpilih

Aksi kekerasan seorang guru SMPN 2 Magetan terhadap siswanya, terungkap setelah videonya viral di media sosial (medsos).

Guru SMPN 2 Magetan Lakukan Kekerasan terhadap Siswa, begini Komentar Bupati Magetan Terpilih
surya/doni prasetyo
Suasana di pintu gerbang SMPN 2 Magetan, Rabu (29/8/2018). 

 SURYA.co.id | MAGETAN -  Aksi kekerasan seorang guru SMPN 2 Magetan terhadap siswanya, terungkap setelah videonya viral di media sosial (medsos). Warga menyesalkan atas aksi sang guru tersebut.

"Yang pasti, tindak kekerasan guru kepada siswanya patut disesalkan,"kata Dr Suprawoto SH MSi seorang tokoh masyarakat Kabupaten Magetan, yang juga Bupati Magetan terpilih, periode 2018 - 2023, Rabu (29/8/2018).

Namun, Suprawoto melanjutkan, aparat dan pihak sekolah sebaiknya mencari informasi secara seimbang, mengapa sampai terjadi aksi kekerasan yang dilakukan salah seorang guru kepada siswanya itu.

"Sebelum menjatuhkan sanksi, aparat dan pihak sekolah harus mencari informasi berimbang, mengapa guru sampai melakukan tindakan itu,"jelas mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) itu.

Ia katakan, dengan infornasi yang seimbang, nantinya pihak terkait yang akan menetapkan sanksi atas tindakan itu tidak salah dan adil kepada kedua belah pihak.

"Semoga nantinya pengambil kebijakan atas tindakan itu tidak salah dan bisa adil. Baik kepada guru pelaku kekerasan maupun siswa, dan tentunya dunia pendidikan di Kabupaten Magetan khususnya,"ujar Suprawoto.

Sedang Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Magetan Djoko Susilo sudah memerintahkan Ny Suci Lestari, guru bahasa Inggris di SMPN 2 Magetan, pelaku aksi kekerasan kepada Rh, siswa kelas 7d setempat itu untuk meminta maaf secara tertulis kepada orangtua korban.

"Guru bersangkutan sudah kami perintahkan untuk meminta maaf kepada kedua orangtua korban, baik lisan maupun tertulis dihadapan pihak terkait di ruang saya (Kadindikpora),"kata Djoko Susilo, Rabu (29/8/2018).

Lebih lanjut dikatakan Djoko Susilo, selain meminta maaf, Ny Suci Lestari juga diminta membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan melawan hukum melakukan tindak kekerasan terhadap anak didiknya.

"Ibu guru tersebut selain kami perintahkan meminta maaf kepada kedua orangtua murid itu, juga kami minta buat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatanya itu di kemudian hari," kata Djoko Susilo seraya mengatakan, kedua orangtua siswa yang menjadi korban tindak kekerasan sudah terima dan tidak mempermasalahkan.

Aksi kekerasan  salah seorang guru di SMPN 2 Magetan menghebohkan warga setelah video kekerasan tersebut viral di media sosial (medsos).

Dalam video itu terlihat, seorang ibu guru melakukan pemukulan berulangkali dengan menggunakan sepatu pantofel yang dipakai guru bersangkutan.

Sesuai keterangan siswa setempat, Ny Suci Lestari, guru bahasa Inggris itu dikenal galak dan tidak segan main tangan kepada siswa siswinya.

Hampir tiap hari ia marah saat masuk kelas, pasti ada yang menjadi korban amarah dari guru yang belum lama berpisah dari suaminya tersebut.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help