Berita Malang Raya

Dua Remaja 17 Tahun 'Beraksi' di Traffic Light Kota Malang, Pepet Pengendara Cewek Lalu Lakukan Ini

Dua remaja 17 tahun 'beraksi' di traffic light Kota Malang. Mereka pepet pengendara cewek lalu lakukan ini.

Dua Remaja 17 Tahun 'Beraksi' di Traffic Light Kota Malang, Pepet Pengendara Cewek Lalu Lakukan Ini
surya/ahmad zaimul haq
Ilustrasi 

SURYA.co.id | MALANG - Dua remaja di bawah umur diamankan Polsek Lowokwaru karena kedapatan melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), Senin (27/8/2018).

Keduanya adalah AMD (17) warga Jalan Sawojajar VII, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dan YKF (17) warga Jalan Warinoi, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Keduanya ditangkap petugas Polsek Lowokwaru, usai melakukan aksinya mengambil handphone milik seorang perempuan di perempatan Jl Veteran, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Korbannya adalah WY (33) warga Jalan Widas, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, yang merupakan dosen Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Pujiyono mengungkapkan, kejadian tersebut terjadi pagi tadi sekitar pukul 07.30 wib.

Saat itu korban melintas di kawasan tersebut.

Saat berhenti di traffic light, korban merasa bahwa ada kendaraan yang memepet dirinya.

Setelah itu, korban merasa ada seseorang yang membuka resleting tas punggung miliknya.

Merasa curiga, korban mengintip melalui kaca spion. Dari situlah ia tahu ada seseorang yang membuka tasnya.

"Tahu hal itu, korban sontak berteriak minta tolong. Saat itu ada anggota Lantas Polsek Lowokwaru yang melaksanakan patroli, oleh anggota langsung segera ditangkap, dibantu juga dengan warga sekitar," bebernya, Selasa (28/8/2018).

Setelah keduanya ditangkap, petugas langsung membawanya ke Polsek Lowokwaru bersama barang bukti yakni ponsel dan motor pelaku.

"Tapi karena pelakunya masih dibawah umur, selanjutnya kami limpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Malang Kota.

Pujiyono menghimbau kepada masyarakat, untuk terus waspada setiap waktu, termasuk barang yang dibawa dipastikan aman.

"Segera melapor pada kepolisian terdekat apabila mengetahui adanya tindak kejahatan dan jadilah Polisi padd dirin sendiri," pungkasnya.

Penulis: Benni Indo
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved