Berita Surabaya

Di Unusa, Khofifah Ajak Generasi Zaman Now Lakukan Revolusi Mental dari Hal Terkecil

Cagub Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengajak anak-anakmuda untuk melakukan revolusi mental dari hal-hal terkecil.

Di Unusa, Khofifah Ajak Generasi Zaman Now Lakukan Revolusi Mental dari Hal Terkecil
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa hadir membakar semangat ratusan mahasiswa baru Universitas NU Surabaya (Unusa) di loby tower Unusa kampsu B Jemursari, Selasa (28/8). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Revolusi mental masih butuh ditanamkan kembali ke generasi penerus bangsa terutama generasi zaman now Jawa Timur.

Hal itu disampaikan Khofifah Indar Parawansa kepada mahasiswa baru Universitas NU Surabaya (Unusa), Rabu, 28 Agustus 2018. 

Khofifah yang akan menjadi gubernur perempuan pertama Jawa Timur itu mengingatkan tentang prinsip revolusi mental yang dikenalkan oleh Presiden pertama Indonesia, Soekarno.

Menurut Khofifah jika ingin menggali tentang apa itu revolusi mental maka harus memanggil memori lawas bagaimana Bung Karno pernah memberi pesan tentang pekerjaan rumah setelah kemerdekaan dideklarasikan. Yang salah satunya adalah investasi revolusi mental.

"Bung Karno berpesan bahwasanya kita harus berdaulat secara politik berdikari secara ekonomi dan berkepribadian secara budaya," kata Khofifah.

Baca: Khofifah Ajak Kampus Terapkan KKN Tematik Berkelanjutan dan Bersinergi Menghapus Kemiskinan

Di mana saat ini arus globalisasi begitu besar masuk ke Indonesia. Globalisasi ini bisa menjadi dua mata pisau untuk generasi Indonesia.

Bisa jadi nilai-nilai nasionalisme gotong royong berubah menjadi individualis dan juga menjadi apatis. Serta perubahan nilai-nilai lain yang menjadi dampak negatif arus globalisasi.

"Tapi beliau juga berpesan bahwa kalau kita sudah berdikari secara ekonomi bukan berarti kita tidak menjalin Partnership dengan negara-negara tetangga, tetap harus menjalin silaturahmi dan kerjasama," tambahnya.

Nilai revolusi mental ini menurut Khofifah bukan hanya untuk mahasiswa baru tapi juga untuk senior senior bahkan untuk generasi semua generasi di Indonesia.

Bahkan juga harus dikenalkan mulai PAUD bagaimana bisa membangun kedaulatan politik dari ekonomi dan juga berkepribadian sejarah budaya Indonesia.

Baca: Khofifah hampir Dibuat Menangis oleh Mahasiswa Unusa, ini Gara-garanya

Selain itu Khofifah juga menjelaskan bagaimana mahasiswa baru harus melakukan revolusi mental dari diri sendiri.

Ia sempat menyontohkan tentang seorang tukang becak dan juga tukang batu yang setelah bekerja dia mengumpulkan batu-batuan seperti paving untuk menambal lubang-lubang jalan.

Hal itu ia lakukan agar tidak ada pengguna jalan yang mengalami kecelakaan karena terjebak oleh lubang jalan yang menganga di tengah jalan

"Artinya melakukan sesuatu yang besar tidak harus menunggu memiliki yang besar. Apa yang bisa dilakukan saat ini lakukanlah, perubahan sekecil apapun langkah kecil apapun itu bisa akan membuat perubahan yang besar," tegas Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help