Berita Surabaya

Warga Sememi Surabaya Sambut Bahagia Program Pendidikan Gratis SMA/SMK Khofifah

Warga Sememi Surabaya menyambut antusias program pendidikan gratis yang akan diwujudkan Khofifah

Warga Sememi Surabaya Sambut Bahagia Program Pendidikan Gratis SMA/SMK Khofifah
surya/fatimatuz zahro
Gubernur terpilih Jawa Timur periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa dalam Tasyakuran dan Silaturahmi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih di Kecamatan Sememi, Senin (27/8/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Warga Sememi Surabaya menyambut antusias program sekolah gratis yang akan diwujudkan oleh pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Jawa Timur periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak.

Dalam Tasyakuran dan Silaturahmi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih di Kecamatan Sememi, Senin (27/8/2018), warga yang mayoritas adalah pedagang trasidional Pasar Sememi, Pakal, dan Benowo itu menyampaikan sejumlah harapannya.

"Kami bersyukur Ibu Khofifah dan Bapak Emil bisa terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih Besar harapan kami pendidikan gratis bisa terwujud dan juga berarti yang lebih kepada kesehatan ibu dan anak khususnya di Surabaya," kata Wiladah, warga dan pedagang Pasar Sememi.

Harapan tersebut segera dijawab oleh Khofifah dalam sambutannya di depan para pedagang tradisional di Surabaya tersebut.

Ia mengatakan untuk pendidikan tingkat SMP itu adalah kewenangan pemerintah kota atau pemerintah Kabupaten, sedangkan untuk SMA dan SMK baru bisa dikelola oleh Pemprov Jawa Timur.

"Saya sudah sampaikan ke Pakde Karwo karena sampaikan ke Pakde Karwo juga dengan PLT Sekda bahwa untuk pembiayaan sekolah SMA dan SMK APBD-nya sudah mencukupi sehingga kita bisa memberikan layanan pendidikan gratis," ucap Khofifah.

Begitu juga terkait kesehatan ibu dan juga anak. KPK mengatakan bahwa angka kematian ibu tertinggi di Jawa Timur ada di Kabupaten Jember. Sedangkan angka kematian bayi tertinggi di Jawa Timur ada di Jombang.

Pihaknya berjanji ke depan akan mengadakan zooming untuk wilayah-wilayah yang angka kematian ibu dan bayinya masih tinggi, sehingga bisa tertangani.

Terkait program pendidikan gratis SMK/SMA Khofifah langsung disambut antusias oleh warga Sememi Surabaya pasalnya sejauh ini mereka sangat mengharapkan pendidikan SMA/SMK bisa gratis.

Sejak adanya pemberlakuan Undang-Undang Pemerintahan Daerah Nomor 23/2014 Pendidikan SMA SMK yang dulunya di Surabaya gratis harus membayar.

"SPP SMK itu mahal hampir Rp150.000 per bulan kami yang dari pedagang pasar tradisional tentu merasa berat. Kalau ada program gratis lagi seperti dulu tentu kami sangat bersyukur terima kasih Bu Khofifah," ucap Wiladah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help