Berita Pasuruan

Sempat Berseteru, Sakera Mania dan Delta Mania Kembali Damai

perseteruan antara supoter Persekabpas (Sakera Mania) dengan suporter Deltras Sidoarjo (Delta Mania) berakhir

Sempat Berseteru, Sakera Mania dan Delta Mania Kembali Damai
surya/khairul amin
Sekjen Yayasa Suporter Sakera Pasuruan (YSSP), Henry Sulfianto (kiri) dan Ketua Delta Mania Saiful Baqirok, saat keduanya ditemui di Stadion R Soedrasono, Bangil, Minggu (26/8/2018). 

SURYA.co.id I PASURUAN – Sekjen Yayasan Suporter Sakera Pasuruan (YSSP), Henry Sulfianto, secara tegas menyatakan bahwa perseteruan antara supoter Persekabpas (Sakera Mania) dengan suporter Deltras Sidoarjo (Delta Mania) yang beberapa bulan lalu terjadi sudah berakhir.

Henry menyebut kesepakatan damai telah terjadi di pertengahan bulan lalu setelah petinggi dua suporter melakukan pertemuan di Ruang Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dengan difasilitasi Sat Intelkam Polresta Sidoarjo, Sabtu (18/8/2018).

“Antara Sakera Mania dan Delta Mania, sudah adakan islah yang di mediasi oleh Polres Sidoarjo. Dari pertemuan itu, kami sepakat bahwa kami meminta maaf atas kejadian di Jenggolo kemaren, atas nama YSSP kami meminta maaf kepada pihak Pemkab Sidoarjo, masyarakat Sidoarjo dan Delta Mania Sidoarjo,” terangnya saat ditemui di Stadion R Soedrasono, Bangil.

Sebagai wujud nyata dari perdamaian tersebut, maka di laga semifinal Liga 3 Jawa Timur antara Deltras Sidoarjo kontra Persekabpas Pasuruan yang berlangsung di markas Pesekabpas, Stadion R Soedrasono, Bangil, Minggu sore (26/8/2018), Sakera Mania mengundang Delta Mania untuk hadir dan menyaksikan pertandingan.

Henry berharap, setelah mengakhiri perseteruan dengan Delta Mania, Sakera Mania bisa mempersatukan berbagai suporter yang ada di Jawa Timur.

“Kami ingin dari Pasuruan tercipta persaudaraan antara suporter. Sakera Mania berkeinginan untuk menyatukan suporter Jawa Timur, persaudaraan akan lahir dari tanah kelahiran Sakera ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Delta Mania, Saiful Baqirok, menyambut baik dan mengharapkan atmosfer perdamaian itu berlangsung seterusnya.

Saiful mengajak semua pihak terus menjaga perdamaian tersebut dengan mewaspadai pihak ketiga yang tidak menginginkan perdamaian.

Untuk itu, dirinya berharap pada semua suporter jangan mudah terprovokasi agar persatuan dan persaudaraan terus terjaga. Utamanya karena menurut Saiful, sepak bola adalah pemersatu bukan pemecah belah bangsa.

“Atmosfer positif ini harus digalang bersama-sama. Kita jaga wilayah Sidoarjo dan Pasuruan jangan sampai ada gesekan,” tandas Saiful.

Untuk diketahui, perseteruan kedua suporter (Sakera Mania dan Delta Mania) berawal dari gesekan yang terjadi kala Sakera Mania ingin menyaksikan langsung laga Persekabpas kontra Jombang Putra di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, pada kompetisi Liga 3 Zona Jatim 2018.

Panpel di laga tersebut tidak memberikan kouta untuk Sakera Mania, hingga mereka kecewa dan memaksa masuk serta merusak sejumlah fasilitas Stadion Jenggolo.

Dari kejadian itu maka bentrok antara Sakera Mania dengan Delta Mania tidak bisa dihindarkan.

Penulis: Khairul Amin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved