Berita Sidoarjo

Satpol PP Sidoarjo Robohkan 12 Bangunan Liar, Sasarannya di Sejumlah Kecamatan ini 

Bersih-bersih terhadap bangunan liar kembali digelar petugas Satpol PP Sidoarjo. Kali ini terhitung ada 12 bangunan liar di kawasan Candi.

Satpol PP Sidoarjo Robohkan 12 Bangunan Liar, Sasarannya di Sejumlah Kecamatan ini 
SURYAOnline/m taufik
Petugas satpol PP Sidoarjo saat mengeksekusi bangunan liar di Candi, Senin (27/8/2018). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Bersih-bersih terhadap bangunan liar kembali digelar petugas Satpol PP Sidoarjo. Kali ini terhitung ada 12 bangunan liar di kawasan Candi yang dibongkar dan diratakan petugas, Senin (27/8/2018).

Bangunan yang menjadi sasaran petugas adalah sejumlah bangunan semi permanen di Jalan Sumorame, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Rata-rata bangunan itu biasa dipakai warung makan dan warung kopi.

Sejumlah bangunan itu ditertibkan karena keberadaannya melanggar aturan, yakni berdiri di atas lahan fasum berupa saluran air dan taman.

Salah satunya warung makan milik Nining karena sudah diperingatkan dan tetap saja beroperasi di sana, warung semipermanen itupun menjadi sasaran penertiban petugas.

Meski sempat menolak dan meminta penundaan penertiban, perempuan 41 tahun itu akhirnya bersedia mengemasi barang-barangnya setelah beberapa saat berbincang dengan petugas satpol PP.

Setelah semua barang dibawa keluar dengan dibantu petugas, warung itupun langsung dieksekusi menggunakan alat berat. Tak sama lama, bangunan sudah rata dengan tanah.

Demikian halnya warung milik Marjuki. Setelah kompor, tabung gas, piring, gelas, dan berbagai barang dikeluarkan, warung pun langsung dieksekusi oleh petugas.

Marjuki juga sempat berusaha meminta penundaan eksekusi, tapi upayanya itu tidak berhasil.

"Saya jualan di sini sejak tahun 2006. Kok sekarang disuruh pindah," keluhnya.

Tempat usahanya itu sudah tinggal kenangan. Semua rata dengan tanah setelah alat berat dikerahkan untuk mengeksekusinya. Totalnya 12 bangli yang dieksekusi dalam penertiban ini.

Tak berhenti di sini, Satpol PP juga mengagendakan penertiban bangli di beberapa lokasi lain. Selain Candi, penertiban bakal dilanjutkan ke bangli-bangli di Kecamatan Taman, Waru, dan Kecamatan Wonoayu.

Menurut Kasatpol PP Sidoarjo, Widiyantoro Basuki, di Taman dan Waru, bangli berdiri di sempadan sungai Buntung. Sedangkan di Wonoayu berderet di Jalan Raya Wonoayu hingga Krian.

"Penertiban terhadap bangunan liar dilakukan bertahap. Setelah Kecamata Candi, akan dilanjutkan penertiban di kecamatan-kecamatan lainnya," ungkap Wiwit, panggilan Widiyantoro Basuki.

Targetnya, tidak ada lagi bangunan liar di Sidoarjo. Dan setelah penertiban juga dilakukan pengawasan agar mereka tidak kembali membangun lagi.

Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved