Lapor Cak

Layanan Pijat Istimewa di Gedung Siola, Nyaman bersama Ahli Pijat Tunanetra   

Pijat khusus menghilangkan capek-capek dan pijat urat. Setiap hari ada sejumlah tunanetra yang bergantian melayani pengunjung.

Layanan Pijat Istimewa di Gedung Siola, Nyaman bersama Ahli Pijat Tunanetra    
SURYAOnline/nuraini faiq
Selamet Riadi dan Muhtar siap melayani pijat pengunjung di Gedung Siola, Senin (28/8/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Selamat Riyadi, ahli pijat tuna netra tersenyum setelah menyentuh lembaran uang yang baru saja diterimanya di Gedung Siola, Senin (28/8/2018). Begitu pengunjung selesai membayar jasa pijatan nya, saat itu pula Riyadi menerima uang jasa pijat.

 Yang dia terima adalah utuh dari pendamping atau petugas. Sesuai ketentuan tarif yang telah dipasang.

"Saya sudah senang bisa memijat di ruangan ber-AC begini. Pulang bawa uang lagi," ucap Riyadi yang tak mempedulikan bagi hasil dari memijatnya.

Riyadi siang itu bersama rekannya yang juga tunanetra menjaga empat kamar khusus untuk melayani pengunjung kantor layanan di Gedung Siola Surabaya. Sejak April 2018, Kantor Layanan Pemkot di Siola lantai satu dilengkapi ruang pijat.

Pijat khusus menghilangkan capek-capek dan pijat urat. Setiap hari ada sejumlah tunanetra yang bergantian melayani pengunjung. Petugas pijat ini berhak atas jasa mereka memijat pengunjung.

Mereka didampingi petugas dari Dinsos. Setiap jam kerja sellau mendampingi para pemijat tuna netra. Petugas ini adalah pegawai Dinsos Kota Surabaya yang ditugasi khusus mencatat dan memberikan apa yang menjadi hak tuna netra.

Riyadi hingga siang tadi sudah tiga kali melayani pengunjung. Dengan sangat lihai, pria ini menggerakkan setiap tangannya untuk memijat.

Pantuan surya,co.id  pria ini sudah sangat mahir memijat. Surya mencoba pijatan Riyadi dan sangat terasa daya pijatnya.

Sehabis pijat seakan semua badan menjadi enteng. "Saya didiklat dulu di Malang sehingga mendapat sertifikat. Kalau tidak lulus  tanpa sertifikat tidak bisa memijat di sini," kata Riyadi. 

Sejak April 2018, Pemkot Surabaya memberdayakan para ahli pijat tuna netra untuk mengais rejeki di Gedung Siola.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help