Kesehatan

Lawan Keringat Berlebih Tak Cukup Gunakan Deodoran, Tetap Kering Hingga 7 Bulan dengan Cara ini

Deodoran adalah senjata untuk mengatasi keringat berlebih. Tetapi ada cara lain yang tanpa menggunakan itu, tetapi bisa tahan lama

Lawan Keringat Berlebih Tak Cukup Gunakan Deodoran, Tetap Kering Hingga 7 Bulan dengan Cara ini
surabaya.tribunnews.com/delya oktovie
Penggunaan Betadine dan Tepung untuk mendeteksi gejala Hyperhidrosis 

Skin A Dermatology and Aesthetic Surabaya menyarankan terapi khusus yang bisa dilakukan dengan menggunakan antiperspirant.

Antiperspirant mengandung aluminium chloride yang saat dioleskan ke kulit akan membentuk gumpalan yang menyumbat, sehingga mencegah keringat keluar.

"Terapi khususnya adalah injeksi botulinum toxin A. Terapi ini dilakukan dengan menyuntikkan botulinum toxin A di daerah tubuh yang hyperhidrosis," terang dokter lulusan Universitas Gajah Mada, Yogyakarta tersebut.

Botulinum toxin bekerja untuk mencegah keluarnya asetilkolin, yakni zat kimia di saraf yang berfungsi mengaktivasi kelenjar keringat.

Setelah disuntik botulinum toksin A, kelenjar keringat di area tersebut akan berhenti memproduksi keringat.

"Satu kali suntik bisa tahan 4-7 bulan. Setelah itu harus suntik lagi agar efeknya lebih lama. Untuk area primer seperti telapak tangan, biasanya butuh 1-2 unit, maksimal 3 unit. Kalau bagian ketiak 4 unit," ujarnya.

Baca: Inilah Sosok Titi Memet Tanumidjaja, Ketua PB Bhayangkari Pertama

Untuk memastikan apakah seseorang mengidap hyperhidrosis atau tidak Menul akan mengoles betadine merata di bagian tubuh yang mengeluarkan keringat berlebih, kemudian dibubuhi dengan tepung yang mengandung glukosa.

"Lalu ditunggu saja 1-2 menit. Kalau tidak ada perubahan warna, berarti keringat biasa, bukan hyperhidrosis. Sedangkan jika berubah warna ungu, berarti disebabkan oleh hyperhidrosis," katanya.

Pada pengidap hyperhidrosis yang sudah parah, warnanya bisa berubah menjadi hitam pekat.

Botulinum toxin A akan diinjeksi di area yang berubah warna. 

Baca: ITS Luncurkan 2 Mobil Formula Untuk Berlaga di Jepang

Penulis: Delya Octovie
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved