Single Focus

Rental Sepeda Listrik di Surabaya yang Belum Banyak Diminati, Genjot Promo Beli 1 Dapat 2 

Menariknya, sepeda listrik akrab disebut e-bike sharing ini dioperasikan sistem aplikasi. Pembayaran maupun pengoperasian semua berbasis android.

Rental Sepeda Listrik di Surabaya yang Belum Banyak Diminati, Genjot Promo Beli 1 Dapat 2 
SURYAOnline/delya octovie
Herdianto Sigit (46) dengan motor Migonya di rumahnya, Perumahan Regency Kuda Dua blok B-8, Jagir Wonokromo, Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Belum lama ini, banyak berseliweran sepeda listrik dengan model dan warna yang sama persis melintas di sejumlah ruas jalan di Surabaya. Kebanyakan di dekat mal, kampus, dan perumahan. Namun, sepeda dengan tenaga listrik ini beroperasi dengan sistem rental atau sewa

Menariknya, sepeda listrik yang akrab disebut e-bike sharing ini dioperasikan dengan sistem aplikasi. Baik pembayaran maupun pengoperasian semua berbasis android. Bahkan saat sepeda ini parkir untuk menyalakan kembali harus mengarahkan HP pada barcode di belakang sepeda.

 Inilah inovasi Migo, salah satu perusahaan start up sepeda listrik berteknologi China. Perusahaan yang memilih Kota Surabaya sebagai kota pertama di Indonesia untuk beroperasi. Layanan ini menjawab moda transportasi efesien dan hemat.

Tidak perlu beli cukup menyewa. Bahkan harga sewa pun sangat murah mulai dari Rp 2.000. Tidak hanya itu, kemudahan lain Migo adalah dapat dibawa kemana saja asal baterai masih terisi. Jika Bahan bakar listrik ini habis bisa diisi di substation (mitra Migo) terdekat.

Semua warga bisa memanfaatkan layanan rental sepeda listrik by aplikasi ini.

"Namun sistemnya harus download aplikasi Migo dulu di Google pay atau App store. Kemudian silakan isi prabayar atau top up dulu. Kami tengah menggelar promo beli 1 dapat 2," kata Yonita Eka Sudarto, salah satu Petugas marketing Migo, Minggu (26/8/2018).

 Saat ini terus digenjot promo itu. Warga Surabaya bisa top up Rp 2.000 dapat Rp 4.000. Top up Rp 100.000 dapat Rp 200.000.

Penyewa bisa menggunakannya kapan pun selama baterai masih ada isinya bisa digunakan untuk menggerakkan sepeda mirip motor mini itu. 

"Tarif Migo Rp 2.000/Km. Pengguna bisa memperkirakan berapa mereka harus top up. Saat Migo parkir akan dikenakan biaya Rp 500 per 15 menit," tanda Yonita.

Migo menyebutnya adalah e-bike sharing. Slogan ini yang dikedepankan dengan tujuan berhemat. Tak perlu beli sendiri. Cukup sewa. Bahkan bisa menjangkau hingga ke lokasi yang tidak dilalui angkutan umum. Bisa masuk gang. 

Halaman
123
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help