Berita Gresik

Polisi Gresik Razia Miras di Warkop dan Kendaraan Umum, Cegah Terulangnya 3 Pemuda Tewas

Jajaran Polres Gresik terus bergerilya memberantas peredaran minuman keras (Miras) di warung-warung kopi.

Polisi Gresik Razia Miras di Warkop dan Kendaraan Umum, Cegah Terulangnya 3 Pemuda Tewas
SURYAOnline/Sugiyono
Polisi menghentikan kendaraan yang melintas jalanan Kota Gresik guna dilakukan penggeledahan miras. 

SURYA.co.id | GRESIK - Jajaran Polres Gresik terus bergerilya memberantas peredaran minuman keras (Miras) di warung-warung kopi. Selain di warkop razia miras juga dilakukan di kendaraan umum yang melintas.

Hal ini guna mencegah terulangnya tiga pemuda Desa Hulaan Kecamatan Menganti Gresik tewas setelah pesta miras.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, melalui Kapolsek Kebomas Kompol Rony Edy Yusuf mengatakan bahwa anggota Polsek telah melakukan razia dan sweeping warung kopi untuk mencari keberadaan miras yang diduga masih dijual di masyarakat khususnya di warung -warung kopi, warung makan dan tempat umum.

Anggota Polsek Kebomas yang melakukan patroli, tiba-tiba melihat gerombolan orang di jembatan Desa Prambangan Kecamatan Kebomas yang diduga sedang pesta miras jenis arak.

Ternyata, setelah didekati anggota Polsek Kebomas, kedua orang tersebut sedang asik minum-minum keras. Selanjutnya, keduanya diminta menunjukkan lokasi tempat kos-nya.

Dari hasil penggeledahan di rumah kos Desa Klongonan, Kecamatan Kebomas, ditemukan 4 botol ukuran 1.500 mililiter berisi arak. Sehingga S (25) dan AYI (25), keduanya warga Kecamatan Lengkong Kabupaten Nganjuk dibawa ke Polsek untuk dimintai keterangan dan dikenakan sanksi tindak pidana ringan.

Dari keterangan S dan AYI, mengaku mendapat barang terlarang dari sopir truk yang melintas dari Tuban.

"Pesan teman sopir dari Tuban. Hargany hanya Rp 15.000 per botol," kata S.

Anggota Polsek Kedamean juga dilakukan melakukan razia kendaraan yang melintas di Jl Raya Kedamean. Beberapa mobil dan kendaraan yang melintas diperiksa isi dalam mobil. Namun, dari sweeping kendaraan itu tidak membuahkan hasil.

Selain mencari miras, anggota Polres Gresik juga memeriksa dokumen kendaraan sehingga bisa untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas di tempat umum.

"Kita terus berusaha untuk memberantas peredaran miras di Kota Gresik sebagai kita Wali dan Kota Santri. Sehingga bisa terwujud Gresik yang aman dan tentram," kata Kapolsek Kedamean AKP Nur Amin.

Kerja keras Polres Gresik dalam memberantas miras setelah ada tiga pemuda Desa Hulaan Kecamatan Menganti menjadi korban tewas setelah pesta miras pada Jumat (17/8/2018). 

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help