Berita Magetan

Mayat Lelaki Tergeletak Dipematang Sawah, Hasil Pemeriksaan Medis

Setelah yakin itu mayat, ia berteriak memanggil saksi mata lain yang kebetulan berada dekat dengan Tempat Kejadian Perkara

Mayat Lelaki Tergeletak Dipematang Sawah, Hasil Pemeriksaan Medis
SURYA.co.id/Doni Prasetyo
Warga Desa Pelem, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan digegerkan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki laki tergeletak dipematang sawah desa setempat, Sabtu (25/8-2018). 

SURYA.co.id | MAGETAN - Mayat berjenis kelamin laki laki yang tergeletak di pematang sawah, masuk wilayah Desa Pelem, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan diduga warga desa setempat.

Menurut saksi mata yang melihat pertama kali mengungkapkan, mayat itu pertama kali dilihat tergeletak di pematang sawah di Desa Pelem, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan.

"Saya pertama kali melihat, tidak percaya kalau yang tergeletak di pematang sawah itu mayat. Karena waktu itu masih pagi dan cahaya dari matahari belum seluruhnya menyoroti tanah persawahan itu,"kata Dulhadi (62) salah seorang saksi mata warga Kelurahan Karangrejo RT2,/RW2, Kabupaten Magetan

Setelah yakin itu mayat, kata Dulhadi, ia berteriak memanggil saksi mata lain yang kebetulan berada dekat dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan hanya berjarak sekitar 50 meter dari tempatnya berdiri.

"Saya berteriak memanggil Bu Endang Sulistiani (57) satu RT/RW dengan saya. Bu Endang ini yang saya mintai tolong menghubungi aparat Polsek dan desa setempat," kata Dulhadi.

Dikatakan Dulhadi, setelah aparat setempat datang, jenazah langsung diotopsi untuk mengetahui penyebab kematian laki laki yang diketahui bernama, Suyanto (56) warga Desa Pelem RT12/RW02, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan

"Menurut keluarga, almarhum pagi-pagi pamit pergi ke sawah untuk ngeleb (menyiangi) tanah sawah dengan pompa disel, sekitar 30 menit kemudian kami menemukan jenazah korban sudah tergeletak di pematang tengah sawah itu," kata Dulhadi.

Sementara menurut salah seorang putri almarhum, bapaknya ini punya riwayat sakit komplikasi, diabetes, darah tinggi dan sesak nafas.

"Bapak memang sakit tapi, saat pamitan berangkat ke sawah tadi sehat dan tidak mengeluh apa-apa. Bahkan Bapak terlihat semangat dan cekatan," kata Enggar (25) putri almarhum Suyanto.

Hasil pemeriksaan medis Puskemas Karangrejo, Kabupaten Magetan, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda kekerasan fisik, penganiayaan. Almarhum dinyatakan murni meninggal karena sakit.

"Setelah di laksanakan otopsi dari Polres Magetan dan Puskesmas Karangrejo, pihak keluarga sudah menerima hasil otopsi, selanjutnya jenazah diserahkan kepada keluarga untuk melanjutkan proses pemakaman," kata dr Herman Kepala Puskesmas Karangrejo.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help