Lapor Cak

Polrestabes Surabaya Luncurkan Inovasi Ujian Praktik SIM Berbasis Teknologi Sensor Digital

Polrestabes Surabaya akan menerapkan penggunaan teknologi digital sensor dalam pelaksanana ujian praktik SIM di Satpas Colombo.

Polrestabes Surabaya Luncurkan Inovasi Ujian Praktik SIM Berbasis Teknologi Sensor Digital
surabaya.tribunnews.com/mohammad romadoni
Ujian praktik SIM di Satpas SIM Colombo, Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Colombo Satlantas Polrestabes Surabaya meluncurkan inovasi ujian praktik SIM berbasis teknologi digital sensor yang dapat mendeteksi gerakan, Jumat, 24 Agustus 2018/

Dengan inovasi ini, diharapkan masyarakat yang sedang mengurus SIM semakin dimudahkan. 

Alat digital berupa sensor digital tersebut disematkan di ujung Traffic Cone yang disusun di sepanjang lintasan ujian praktik SIM C.

Ujian praktik SIM berbasis teknologi digital ini rencananya akan diterapkan secepatnya untuk pemohon SIM, setelah diresmikan oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan dan Kasatlantas, AKBP Eva Guna Pandia, Jumat (24/8/2018).

Peluncuran inovasi teknologi sensor digital untuk ujian praktik SIM di Satpas Colombo, Surabaya
Peluncuran inovasi teknologi sensor digital untuk ujian praktik SIM di Satpas Colombo, Surabaya (surabaya.tribunnews.com/mohammad romadoni)

Lalu, bagaimana respon masyarakat terkait penerapan ujian praktik SIM berbasis teknologi sensor digital ini?

Hadi (40) warga setempat mengatakan boleh saja pihak Kepolisian menyematkan teknologi digital dalam ujian praktik SIM asalkan tujuannya murni untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam memperoleh SIM.

Baca: Innalilahi, TKI Blitar Tewas Tertimpa Pohon di Hongkong

"Saya kira ini bisa lebih mudah karena saat kita ujian praktik SIM kita akan lebih berhati-hati agar sensor digital tidak berbunyi. Tentunya ini menjadikan ujian praktik SIM lebih fair," ujarnya kepada Surya di Satpas Colombo, Jumat (24/8/2018).

Hadi menganggap, penggunaan teknologi ini bisa menjadikan hasil ujian lebih transparan karena pemohon SIM bisa langsung melihat skor ujian praktik pada layar monitor.

Apalagi kata Hadi, ujian praktik SIM lebih aman secara selalu diawasi dengan kamera Closed Circuit Televison (CCTV) untuk memantau di tempat sebagai antisipasi mencegah potensi adanya tindakan curang dari pihak penguji SIM.

"Sudah sepatutnya ini diterapkan sebagai bentuk tuntutan zaman, sekarang teknologi yang dulunya manual," ungkapnya.

Cahyo (25) warga Sukomanunggal Surabaya juga menyambut baik penerapan ujian SIM berbasis teknologi digital sensor ini untuk memudahkan pemohon SIM.

"Setahu saya penerapan ujian praktik SIM ini baru pertama kali ada di Surabaya," ucapnya.

Dia berharap agar pemohon SIM lebih dimudahkan untuk memperoleh SIM di seluruh Satpas Surababya. Apabila dilakukan secara baik maka pemohon SIM bisa lolos ujian sehingga tidak sampai ada jalan lain yang bisa melanggar hukum untuk mendapatkan SIM.

"Dari dulu tes SIM kan sulit ya tapi kalau memang dilakukan dengan sungguh-sungguh pasti lolos," pungkasnya. 

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved