Lapor Cak

Kapolrestabes Surabaya Sebut Ujian Praktik SIM Berbasis Digital Pertama Kali Diterapkan di Indonesia

Ujian Praktik SIM Digital di Satpas Colombo Polrestabes Surabaya diklaim yang pertama di Indonesia.

Kapolrestabes Surabaya Sebut Ujian Praktik SIM Berbasis Digital Pertama Kali Diterapkan di Indonesia
surabaya.tribunnews.com/mohammad romadoni
Ujian praktik SIM di Satpas SIM Colombo, Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan bersama Kasatlantas AKBP Eva Guna Pandia meluncurkan inovasi berupa ujian praktik SIM berbasis teknologi digital sensor di Satpas Colombo, Jumat (24/8/2018).

Rudi mengatakan ujian SIM yang memanfaatkan kecanggihan teknologi ini merupakan Program aplikasi Polisi Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya).

Pihaknya mengklaim inovasi penerapan ujain praktik ujian SIM digital sensor untuk pemohon SIM ini merupakan yang pertama di Indonesia.

"Polisi modern di era digital, ya yang bisa memanfaatkan teknologi zaman now," ujarnya.

Baca: Polrestabes Surabaya Luncurkan Inovasi Ujian Praktik SIM Berbasis Teknologi Sensor Digital

Baca: 3 WNA China Tanpa Dokumen Legal Masuki Pabrik Holcim di Tuban, Begini Pernyataan Resmi Perusahaan

Adapun cara kerjanya, alat digital ini akan mendeteksi gerakan dari pemohon SIM ketika melakukan ujian praktik. Alat itu terhubung ke sebuah aplikasi di komputer pada layar monitor di tempat petugas penguji SIM.

Setiap gerakan pemohon SIM saat melakukan ujian praktik akan terdeteksi sensor digital. Jika keluar dari pembatas atau lintasan yang sudah ditetapkan sensor akan berbunyi yang secara otomatis akan mengurangi skor.

Dari nilai 100 pemohon SIM akan diberi kesempatan melakukan ujian praktik SIM melewati lintasan. Jika mereka menyenggol Traffic Cone alarm sensor akan berbunyi maka secara otomatis nilai pemohon SIM akan dikurangi 15. Maksimal untuk lolos ujian praktik SIM tidak sampai membuat kesalahan hingga memicu alarm digital sebanyak tiga kali.

Kapolrestabes Surabaya menuturkan pihaknya memberikan fasilitas tiga unit motor sebagai sarana untuk ujian praktik SIM C.

"Kami bekerja sama dengan ITS (Institut Teknologi 10 Nopember) Surabaya untuk membuat alat digital ujian praktik SIM," ucapnya.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Eva Guna Pandia menjelaskan, ketika motor pemohon SIM menyentuh traffic cone yang telah dipasang sensor digital maka akan muncul tanda merah di layar monitor pengawas uji SIM.

"Nanti secara otomatis skor ujian praktik SIM akan berkurang setiap kali menyentuh alarm digital," jelasnya.

Pandia berharap inovasi ujian praktik SIM sensor digital ini dapat bermanfaat untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh layanan pemohonan SIM.

"Penerapan ini memang sengaja dibuat sebagai bentuk transparasi ujian praktik SIM," kata Pandia. 

Foto: Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan bersama Kasatlantas AKBP Eva Guna Pandia saat kegiatan lounching ujian praktik SIM sensor digital di Satpas Colombo, Jumat (24/8/2018).

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved