Berita Pasuruan

DLH Kabupaten Pasuruan Tinjau Ulang Rencana Pembangunan Perpustakaan di Alun-Alun Bangil

Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, Muchaimin, mengatakan keberadaan perpustakaan di area alun-alun, masih memerlukan kajian.

DLH Kabupaten Pasuruan Tinjau Ulang Rencana Pembangunan Perpustakaan di Alun-Alun Bangil
pixabay.com
ilustrasi perpustakaan 

SURYA.co.id | PASURUAN – Rencana pembangunan perpustakaan di area Alun-Alun Bangil tampaknya tidak akan mudah untuk direalisasikan. Pembangunan perpustakaan tersebut memerlukan penyesuaian dengan landscape yang ada di Alun-Alun Bangil.

Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, Muchaimin, mengatakan keberadaan perpustakaan di area alun-alun, masih memerlukan kajian. Karena, konsep Alun-Alun Bangil merupakan sarana wisata keluarga. Selain itu, penyesuaian dengan ketersediaan lahan juga diperlukan.

“Kami masih perlu memperhatikan landscapenya seperti apa. Apakah nantinya Alun-Alun Bangil ini sesuai untuk disediakan perpustakaan tersebut,” kata Muchaimin, Jumat (24/8/2018).

Menurut Muchaimin, pihaknya pun belum berkomunikasi dengan bagian arsip dan perpustakaan terkait hal ini. Untuk itulah, konsep pembangunan perpustakaan di kawasan alun-alun belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

“Kami belum ada surat ataupun pembicaraan. Jadi, belum bisa dilakukan dalam waktu dekat,” sambungnya.

Dikatakan Muchaimin, kawasan Alun-Alun Bangil dinilainya sudah tidak mumpuni untuk dibangun sebuah gedung. Karena untuk area dalam pagar alun-alun, tentu kurang menunjang jika dibangun sebuah gedung.

Sementara untuk luar pagar, dinilainya belum ada ketersediaan lahan. Karena luar pagar, sudah dimanfaatkan untuk banyak hal. Selain parkir, ada pula pedagang yang beroperasi ketika malam hari.

Sekedar diketahui, beberapa waktu lalu Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Pasuruan memiliki keinginan agar perpustakaan bisa dibangun di Alun-alun.

Dengan pembangunan perpustakaan di Alun-Alun Bangil dinilai Dinas Perpustakaan dan Arsip akan banyak pengunjung yang berdatangan.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help