Lapor Cak

Warga Sebut Panic Button Cuma Jadi Hiasan Jalan

Keberadaan panic button atau Emergency Call di ruas jalan hingga saat ini belum juga dioperasikan.

Warga Sebut Panic Button Cuma Jadi Hiasan Jalan
SURYA Online/Ahmad Zaimul Haq
Tiang emergency call berwarna merah sudah terpasang di Jalan Dupak, Jumat (26/1/2018). Tiang dengan tombol panic button itu akan dipasang di titik-titik rawan dan terintegrasi dengan Command Center 112 agar warga yang melihat kecelakaan atau mendapat tindak kriminal dapat segera dibantu oleh petugas. 

Selain untuk mengantisipasi tindak kejahatan jalanan, termasuk penculikan di perempatan jalan, alat itu juga untuk menyediakan jika ada kejadian kebakaran dan musibah. "Meski HP dijambret sudah langsung bisa menghubungi petugas. Kalau commnad Center 112 tidak bisa melapor saat HP nya kejambret," jaga Joko.

Namun kondisi Emergency Call saat ini memprihatinkan. Saat surya mengecek tiang panel panic botton itu di Merr, tampak tidak ada tanda-tanda kalau panel panic button itu aktif. 

Sejumlah Warga Surabaya sangat berharap agar kota Surabaya mengadopsi kemajuan teknologi untuk menciptakan suasana aman dan nyaman di sepanjang jalan.

"CCTV harus disebar untuk membantu meciptakan kondisi aman di setiap ruang dan sudut kota," kata Yuliani, warga yang lain.

Saat ini, dua titik yang dianggap paling rawan terjadi tindak kejahatan jalanan telah dipasangi Emergency Call panic button. Namun keduanya belum bisa dimanfaatkan warga. Kabid Rekayasa Lalu Lintas Joko menolak jika fasilitas Emergency Call mangkrak.

"Selama ini, Emergency Call itu masih dalam tahap ujicoba. Jika ditemukan dalam kondisi karatan itu karena logam terkena panas hujan akan karatan," kata Joko

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help