Berita Malang Raya

Hasil Rapat Senat, Calon Rektor Universitas Negeri Malang Jadi Tiga Nama. Ini Daftarnya

Tiga calon rektor UM itu adalah Prof Dr Nurul Murtadho MPd, Prof Dr AH Rofiuddin MP, dan Prof Dawud MPd.

Hasil Rapat Senat, Calon Rektor Universitas Negeri Malang Jadi Tiga Nama. Ini Daftarnya
surya/sylvianita widyawati
Suasana sidang senat berupa paparan visi dan program kerja bacarek Universitas Negeri Malang, Rabu (23/8/2018). 

SURYA.co.id | MALANG - Dari empat bakal calon rektor (bacarek) Universitas Negeri Malang (UM) periode 2018-2022, akhirnya tersaring tiga orang calon rektor dalam rapat senat tertutup, Rabu sore (23/8/2018).

Penyaringan dilakukan usai empat bacarek melakukan paparan visi misi dan program kerja di hadapan undangan di Graha Cakrawala pada Kamis Kamis (23/8/2018), sebagai bagian dari rapat senat terbuka.

Adapun tiga calon rektor UM itu berdasarkan perolehan suara senat adalah Prof Dr Nurul Murtadho MPd mendapat empat suara, Prof Dr AH Rofiuddin MP mendapat 34 suara. Kemudian Prof Dawud MPd mendapat 17 suara.

"Sedang Dr Isnandar MT mendapat tiga suara," jelas Prof Dr Ibrahim Bafadal MPd, Ketua Pilrek UM.

Ada 59 anggota senat UM yang hadir dari 60 orang. Satu anggota tidak hadir karena sakit. Dari 59 suara itu, sebanyak satu suara abstain atau tidak sah karena mencontreng semua bacarek.

"Secara umum, pemberian suara untuk memilih calon rektor lancar di tingkat senat," jelas Ibrahim. Selanjutnya, tiga nama calon rektor itu akan disampaikan ke Kemenristekdikti pada Senin mendatang (27/8/2018).

Jika melihat perolehan hasilnya, suara senat masih dominan ke petahana, yaitu Rofiuddin yang akan berakhir jabatannya pada November 2018 nanti.

"Ya itulah hasil perolehan murni di senat," tambahnya. Setelah tiga nama itu dikirimkan, maka tahap selanjutnya adalah menunggu jadwal pemilihan rektor lagi di tingkat senat plus suara menristekdikti.

"Kalau jadwalnya kita ya sebulan setelah ini ada pemilihan rektor dari senat dan menteri. Namun jadwal pastinya menunggu kesiapan jadwal dari kementrian," papar Bafadal.

Sementara itu, Sekjen Kemenristekdikti, Prof Ainun Naim PhD, usai jadi panelis paparan visi misi dan program kerja bacarek menjelaskan tak mau mengomentari empat bacareknya.

"Yang saya lihat, prosesnya sudah berjalan baik dan diselenggarakan baik dan semoga diselesaikan dengan damai. Semua yang dipaparkan bacarek tadi baik semua," jawabnya.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved