Berita Gresik

Bawaslu Gresik Mulai Petakan Kerawanan Pemilu Pileg 2019, Hal Sepele Disebut Bisa Picu Konflik

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gresik mulai menentukan indeks kerawanan pemilu (IKP) yang akan berlangsung serentak pada 17 April 2019.

Bawaslu Gresik Mulai Petakan Kerawanan Pemilu Pileg 2019, Hal Sepele Disebut Bisa Picu Konflik
surya/sugiyono
PEMETAAN - Bawaslu Gresik bersama instansi terkait rapat membawas terkait indeks kerawanan pemilu, Kamis (23/8/2018). 

SURYA.co.id | GRESIK - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gresik mulai menentukan indeks kerawanan pemilu (IKP) yang akan berlangsung serentak pada 17 April 2019.

Ketua Bawaslu Kabupaten Gresik Maslukhin mengatakan pemetaan IKP ini sangat perlu untuk mencegah terjadinya konflik dan gejolak di masyarakat saat pemilu legislatif dan Pilpres.

Menurut Maslukhin, dalam pemilu serentak ini perlu diwaspadai antar pendukung agar tidak terjadi keributan sehingga setiap desa dan Kecamatan harus diketahui potensi daerahnya.

"Bawaslu bisa mencegah terjadinya konflik dan tindak kerawanan di masyarakat," kata Maslukhin usai rapat bersama Polri, TNI, KPU dan Kesbangpol di Kantor Bawaslu Kabupaten Gresik, Kamis (23/8/2018).

Dari diskusi IKP ini, Bawaslu Kabupaten Gresik menemukan beberapa kerawanan pemilu, diantaranya disebabkan penyelenggara KPU ditingkat TPS kurang memahami aturan, sehingga kurang mengisi berita acara dan banyaknya pilih ganda.

"Hal sepele seperti ini bisa memicu konflik dan kerawanan di masyarakat saat pemilu serentak," imbuhnya.

Oleh karena itu, Bawaslu Kabupaten Gresik mengajak seluruh masyarakat dan TNI, Polri untuk sama-sama menciptakan situasi yang aman untuk pemilu serentak 2019 mendatang.

"Kita ajak semua elemen masyarakat, tokoh agama, pemerintah, TNI- Polri sama-sama menciptakan sebuah sistem yang aman," katanya.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Gresik Ahmad Roni mengatakan, selama Pemilu di Kabupaten Gresik selalu aman dan lancar.

"Selama ini Pemilu di Gresik selalu aman dan lancar," kata Roni saat diskusi.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved