Berita Surabaya

Tiga Remaja Pengedar Narkoba di Surabaya Diringkus Polisi

Polisi meringkus tiga remaja pengedar narkoba. Polisi nyaris saja terkecoh karena narkoba itu disembunyikan sangat rapi di kotak perhiasan.

Tiga Remaja Pengedar Narkoba di Surabaya Diringkus Polisi
surabaya.tribunnews.com/mohammad romadoni
Ketiga tersangka pengedar narkoba diamankan di Polsek Jambangan Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Syaifudin (23) warga Jagir Wonokromo Surabaya diringkus polisi karena diduga memiliki narkoba jenis sabu-sabu

Tersangka ditangkap Tim Anti Bandit Polsek Jambangan ketika bersembunyi di sebuah rumah kos di Jalan Bendul Berisi Surabaya.

Mereka melakukan penggeledahan di rumah kos tersangka untuk mencari barang bukti narkoba.

Polisi nyaris tertipu saat menemukan sebuah kotak perhiasan yang disimpan tersangka di dalam lemari kamarnya. Mereka sempat mengira kotak itu berisi perhiasan mewah.

Namun setelah dibuka ternyata ditemukan satu poket sabu-sabu milik tersangka dibungkus uang kertas pecahan Rp2 ribu berbentuk lipatan kecil.

Baca: Di Gresik, Warga Pemburu Daging Kurban Menjual Kembali Dagingnya ke Pasar Demi Uang

Baca: Tradisi Mantenan Sapi di Pasuruan Tiap Idul Adha. Sapi Dirias Seperti Pengantin Sebelum Dipotong

Sabu-sabu seberat 0,28 gram tersebut sengaja disimpan tersangka di dalam kotak perhiasan agar tidak mudah ditemukan oleh orang lain.

Kapolsek Jambangan, Kompol Khoirul Anam menjelaskan, pengungkapan kasus narkoba ini bermula dari penangkapan dua tersangka pengedar narkoba.

Satu tersangka berstatus masih dibawah umur, RFR (17) warga Bendul Berisi Wonocolo Surabaya. Dia ditangkap bersama temannya sesama pengedar narkoba MRA (18) warga Wonokromo.

"Barang terlarang itu berasal dari tersangka Syaifudin," ujarnya saat dihubungi Surya, Rabu (22/8/2018).

Baca: Ternyata 3 Jenis Jeroan Sapi Ini Bermanfaat Bagi Kesehatan, Berikut Penjelasan Takaran Gizinya

Baca: Sapi Berkaki Dua Lahir di Jember, Warga pun Heboh

Anam mengatakan, dari penangkapan ketiga tersangka tersebut pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa satu poket sabu-sabu dan 425 butir pil koplo.

Berdasarkan hasil penyidikan, barang terlarang itu diperoleh ketiga tersangka dari seorang pengedar narkoba di Wiyung. Sedangkan ratusan butir pil koplo diperoleh dari pelaku DM yang kini berada di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Pamekasan Madura.

Menurut dia, tersangka Syaifudin membeli sabu-sabu berharga Rp700 ribu. Kemudian, dia mengemas kembali sabu-sabu menjadi lima poket kecil yang dijualnya berharga Rp200 ribu.

"Tersangka berdalih baru mengedarkan narkoba selama dua pekan ini," kata Anam. 

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved