Berita Pasuruan

Kenalkan, Ini Adovo White Lion atau Singa Putih yang Baru Lahir di Taman Safari Prigen Agustus 2018

Taman Safari Prigen (TSP) kehadiran koleksi satwa terbaru dengan lahirnya Singa Putih atau White Lion, bernama Adovo

Kenalkan, Ini Adovo White Lion atau Singa Putih yang Baru Lahir di Taman Safari Prigen Agustus 2018
SURYA.co.id/Galih Lintartika
TSP Sukses Lahirkan Anak White Lion Bernama Adovo 

SURYA.co.id | Pasuruan - Taman Safari Prigen (TSP) kehadiran koleksi satwa terbaru dengan lahirnya Singa Putih atau White Lion, bernama Adovo. Baby White Lion yang berusia sekitar tiga minggu ini menjadi kado istimewa di bulan Agustus ini.

General Manager Taman Safari Prigen, Diaz Yoenadi mengatakan, Adovo menjadi kado spesial di Hari Kemerdekaan RI.

Selain itu, kelahiran Adovo merupakan tolok ukur keberhasilan breeding di TSP, karena satwa ini memang lahir asli di sini.

“White lion ini datang ke TSP pada bulan Maret lalu dari China sebanyak empat ekor. Pada bulan ini, baby white lion lahir. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami sebagai Lembaga Konservasi untuk melestarikan satwa ini,” tuturnya.

Di sisi lain, ia menabahkan Adovo lahir dari indukan bernama Meng Meng dan Kaka yang berusia empat tahun. Kedua pasangan White Lion tersebut berasal dari China.

“Keempat white lion ini berasal dari China. Mereka datang ke Taman Safari Prigen sejak bulan Maret lalu. Rupanya Meng Meng dan Kaka cocok, hingga koleksi White Lion bertambah satu. Jumlah White Lion di TSP saat ini pun ada lima ekor,” katanya.

Baby White Lion, Adovo ini, lanjut dia, masih dalam perawatan induknya, Meng Meng dibantu dengan keeper, paramedis dan dokter hewan. Setiap hari, Adovo menyusu ke induknya hingga berusia sekitar satu tahun.

Sementara itu, Manager Edukasi TSP, Eko Windarto menuturkan betina White Lion bisa dikatakan dewasa kelamin pada umur 3-4 tahun, sedangkan jantan berusia 4–5 tahun. Masa kebuntingan singa kurang lebih 105 – 115 hari atau 3,5 bulan.

“Singa merupakan satwa nocturnal atau aktif di malam hari dan hidupnya berkelompok. Dalam sekawanan singa terdapat satu pemimpin yaitu singa yang berjenis kelamin jantan. Serta memiliki daerah territorial,” terangnya.

Sekadar diketahui, white lion ini merupakan sebuah hasil dari mutasi langka yang terjadi pada Singa (Panthera leo) yang ditemukan di beberapa konservasi alam liar di Afrika Selatan dan di kebun binatang-kebun binatang di seluruh dunia.

Singa Putih bukanlah albino. Warna putih yang mereka miliki justru karena gen resesif yang mereka miliki yang menghambat perkembangan gen warna. Jantan dewasa biasanya memiliki berat 189 kg - 272 kg sedangkan betina beratnya rata-rata 126 kg. Jantan tinginya 1,2 m, sedangkan betina 1,1 m.

"Populasi dari singa putih ini sendiri kurang lebih 100 ekor di penangkaran dan kurang dari 13 ekor di habitat aslinya. Sehingga dengan adanya breeding success white lion ini, TSP bisa turut serta melestarikan satwa yang hampir punah. Kami akan kembangkan selanjutnya," pungkas dia.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved