Berita Gresik

Terkait 3 Pemuda Gresik Tewas Usai Pesta Miras, Kapolsek Menganti Mengaku Siap Terima Sanksi

"Saya sudah semaksimal mungkin menghimbau masyarakat agar tidak menjual dan minum-minum keras. Anak-anak tetap nekat membeli barang dari luar desa."

Terkait 3 Pemuda Gresik Tewas Usai Pesta Miras, Kapolsek Menganti Mengaku Siap Terima Sanksi
surya/sugiyono
Warga menunjukkan lokasi pesta miras hingga menewaskan tiga pemuda Desa Hulaan Kecamatan Menganti Gresik, Selasa (21/8/2018). 

urya/Moch Sugiyono
WADUK - Warga menunjukkan lokasi pesta miras puluhan pemuda Desa Hulaan Kecamatan Menganti, Selasa (21/8/2018).

SURYA.co.id | GRESIK - Terkait tiga pemuda Desa Hulaan Menganti  Gresik tewas usai pesta minuman keras (miras), Kapolsek Menganti AKP Wafieq mengaku siap menerima sanksi apapun dari pimpinan.

Menurut Wafieq, pihaknya tidak henti-hentinya mengimbau warga agar tidak menjual maupun melakukan pesta miras.

Puluhan pemuda Desa Hulaan Kecamatan Menganti Gresik segera pulang dari Rumah Sakit dr Sutomo Surabaya. Mereka dipastikan sudah sehat dari minum -minuman keras.

"Saya sudah semaksimal mungkin menghimbau masyarakat agar tidak menjual dan minum-minum keras. Ternyata anak-anak tetap nekat membeli barang dari luar desa. Kalau ada sanksi tetap saya laksanakan," kata kata Wafieq, Selasa (21/8/2018).

Sedang Kepala Desa Hulaan Kecamatan Menganti Said mengatakan 30 pemuda yang dirawat di RSUD dr Soetomo Surabaya sebagian sudah diperbolehkan pulang. Mereka sudah dinyatakan sehat oleh dokter.

"Ini saya sedang mengurus administrasinya. Ada separuh dari 30 orang yang diperbolehkan pulang setelah diperiksa kesehatannya oleh dokter," kata Said melalui telepon selulernya, Selasa (21/8/2018).

Said menambahkan para pemuda desa yang diperbolehkan pulang tersebut mengaku senang. Sebab sudah dinyatakan sehat oleh dokter.

Terkait tiga pemuda desa yang tewas akibat pesta miras tersebut, Said mengaku sudah mengimbau masyarakat dan para pemuda.

"Saya sudah sering menyampaikan himbauan kepada masyarakat tentang bahaya narkoba dan miras saat pertemuan dengan kepala dusun dan masyarakat. Namanya juga anak-anak kalau gak minum mengaku tidak keren," katanya.

Said berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi orang tua dan anak-anak muda.

"Biarkan ini jadi pelajaran bagi masyarakat. Sebab, mereka sudah sering kali saya ingatkan," tandasnya.

Tiga pemuda Desa Hulaan Kecamatan Menganti tewas akibat diduga minum miras oplosan. Mereka adalah Riko Yakub (23), Andik Kristanto (25), dan M Fendi Pradana (19).

Puluhan pemuda pesta miras pada malam HUT ke-73 RI di tepi waduk Desa setempat pada Minggu malam (20/8/2018).

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved