Berita Jawa Timur

Mulai Januari 2019, 10 Ribu Hafidz di Jatim Bakal Dapat Tunjangan Rp2 Juta Pertahun

Cagub Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa bakal mewujudkan janjinya memberi tunjangan tahunan untuk hahidz Alquran senilai Rp2 juta pertahun.

Mulai Januari 2019, 10 Ribu Hafidz di Jatim Bakal Dapat Tunjangan Rp2 Juta Pertahun
surya/fatimatuz zahro
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur terpilih 2019-2024 saat hadir dalam acara Ratib Al Hadad bersama Muslimat NU, Lamongan, Minggu (19/8/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Calon Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2019-2024. Khofifah Indar Parawansa mulai merumuskan kualifikasi dan mekanisme seleksi penerima tunjangan kehormatan bagi penghafal Alquran atau hafidz.

Hal ini merujuk pada janji kampanyenya yang akan memberikan tunjangan kehormatan bagi Hafidz dan hafidzah jika terpilih sebagai Gubernur Jawa Timur.

Janji kampanye itu tercantum dalam program Jatim Berkah Nawa Bhakti Satya.

Di tahun 2019 mendatang, dalam rencana APBD sudah dimasukkan Khofifah,  di tahun pertama, sebanyak 10.000 penghafal Al-quran baik perempuan maupun laki-laki akan mendapatkan tunjangan kehormatan.

"Nominalnya sebesar 2 juta pertahun. Ini kami sedang merumuskan kualifikasi dan bagaimana mendaftarkannya. Yang jelas nanti pasti ada metode tashih (menyimak bacaan) oleh pakarnya," kata Khofifah, Selasa, 21 Agustus 2018.

Baca: Jelang Idul Adha, Harga Daging Sapi di Pasar Baru Tuban Stabil

Baca: Bupati Lamongan Fadeli Bagi-Bagi Hewan Kurban ke Sejumlah Masjid

Khofifah menyebutkan, urusan seleksi terhadap calon penerima, nantinya akan dipercayakan kepada LPTQ Jawa Timur

"Nanti yang jadi leading penyeleksi adalah LPTQ, tapi semua sedang kami susun mekanismenya. Tapi sudah dicantumkan dalam RAPBD 2019," tegasnya.

Menurut Khofifah, memberikan tunjangan kehormatan ini merupakan langkah untuk mengunduh keberkahan dari anggaran belanja daerah.

Sebagaimana ia inginkan, APBD harus memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Sedangkan para hafidz dan hafidzoh adalah penjaga Alquran yang menurutnya harus diberi sapaan penghormatan.

Baca: Dinas Peternakan Lamongan Terjunkan Tim Pemantau Kesehatan Hewan Kurban hingga Idul Adha

Baca: Peduli Gempa di Lombok, Jatim Siap Bantu Rehabilitasi Pasca Bencana

Khofifah menambahkan, tunjangan kehormatan juga akan diberikan kepada imam masjid di pinggiran wilayah Jawa Timur.

Para imam masjid di pinggiran Jawa Timur diberikan tunjangan sebagai bentuk penghormatan karena imam masjid juga yang menjadi syiar mendirikan salat di masjid pelosok dessa.

Tidak jarang juga imam masjid yang menjadi rujukan bagaimana masyarakat di sekitar masjid belajar tentang islam salat wudhu dan juga ibadah yang lain.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help