Berita Mojokerto

Periksa 760 Ekor Kambing dan 108 Ekor Sapi, Dinas Pertanian Mojokerto Tak Temukan Penyakit

Dinas Pertanian kota Mojokerto telah memeriksa 760 ekor kambing dan 108 ekor sapi kurban. Hasilnya, tidak ada yang sakit.

Periksa 760 Ekor Kambing dan 108 Ekor Sapi, Dinas Pertanian Mojokerto Tak Temukan Penyakit
surabaya.tribunnews.com/danendra kusumawardana
Pemeriksaan hewan kurban di Kota Mojokerto, Senin (20/8). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Dinas Pertanian Kota Mojokerto melakukan inspeksi terhadap pedagang-pedagang hewan kurban

Dokter Hewan Dinas Pertaninan Pemkot Mojokerto, Anggraita Putra, mengatakan bahwa pihaknya telah memeriksa 760 ekor kambing, 25 ekor domba, dan 108 ekor sapi dari 23 pedagang. 

"Kami menyidak pedagang di Jalan Raya Ijen Kecamatan Magersari," katanya.

Dari inspeksi mendadak itu, tak ada hewan kurban yang dijual pedagang kota Mojokerto yang terjangkit penyakit.

"Semua hewan kurban di daerah Kota Mojokerto dinyatakan sehat dan laik untuk disembelih," jelasnya.

Baca: Kisahnya Viral, Begini Perjuangan Siswa SMA Nikahi Guru Fisikanya, Berusaha Keras Sampai 5 Tahun

Baca: 7 Fakta Tentang Penyakit Migrain, Ternyata Bisa Memicu Kebutaan hingga Kelumpuhan

Putra menjelaskan, pada umumnya, penyakit yang paling banyak ditemui pada hewan kurban adalah cacing mata dan diare.

"Cacing mata dan diare timbul karena hewan kurban stres. Namun, penyakit itu bisa disembuhkan dengan obat atau vitamin. Nyatanya, kami tidak menemui hewan yang terserang dua penyakit itu seluruhnya sehat," tutupnya. 

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved