Berita Lifestyle

Luka Kaki pada Penderita Diabetes Tak Kunjung Sembuh? Ini Cara Penanganannya

Penderita diabetes kehilangan kemampuan untuk merasakan sakit, ketidaknyamanan, serta berbagai sensasi di bagian kaki.

Luka Kaki pada Penderita Diabetes Tak Kunjung Sembuh? Ini Cara Penanganannya
surya/ahmad zaimul haq
dr. Andre Triandi Desnantyo, Sp.OT(K), Konsultan Ortopedi Surabaya Diabetic Food Clinic (SDFC), Rumah Sakit Mitra Keluarga Kenjeran, Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Mayoritas penderita diabetes berpotensi memiliki masalah pada kaki.

Ini karena penyakit diabetes merusak saraf neuropati dan membuat sirkulasi darah tidak lancar.

Saraf neuropati yang rusak menyebabkan mati rasa di bagian organ kaki.

Sehingga kaki kehilangan kemampuan untuk merasakan sakit, ketidaknyamanan, serta berbagai sensasi di bagian kaki.

Kondisi ini menyebabkan penderita diabetes tidak peka terhadap cedera atau iritasi.

Saat penderita diabetes terluka di baguan kaki, kondisi semakin diperparah dengan sirkulasi darah yang buruk.

Luka pun tak kunjung sembuh dan menyebabkan penderita diabetes mudah terinfeksi.

Luka kaki ringan bisa saja berubah menjadi komplikasi serius dan perlu diamputasi.

dr. Andre Triandi Desnantyo, Sp.OT(K), Konsultan Ortopedi Surabaya Diabetic Foot Clinic (SDFC), Rumah Sakit Mitra Keluarga Kenjeran, Surabaya mengatakan kondisi ini dikenal dengan Diabetic Foot.

"Gejalanya timbul akibat komplikasi penyakit diabetes mellitus biasanya ditandai dengan kaki hitam dan bengkak, mati rasa, kesemutan, nyeri, luka tak kunjung sembuh, kulit kering pada bagian bawah kaki. Sebagian orang berpikir ini harus diamputasi, padahal ada upaya lain tanpa menghilangkan salah satu fungsi tubuh," terang dr. Andre, Kamis (16/8/2018).

Halaman
123
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help