Berita Madiun

Jangan Bungkus Daging Kurban Pakai Plastik Kresek , Ini Penjelasan Ahli

Sebaiknya daging dikemas atau dibungkus menggunakan plastik makanan atau plastik bening yang masuk dalam kategori foodgrade.

Jangan Bungkus Daging Kurban Pakai Plastik Kresek , Ini Penjelasan Ahli
surya/sugiyono
Anggota KWG membagi daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar, Sabtu (2/9/2017). 

SURYA.co.id|MADIUN - Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 10 Dzulhijjah akan dirayakan pada Rabu, 22 Agustus 2018. Pada hari itu, umat muslim akan melakukan penyembelihan hewan kurban, dan membagikan daging kurban.

Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Perikanan, Estu Dwi Waluyani mengimbau kepada warga yang menyembelih hewan kurban agar, tidak memasukan daging kurban langsung ke dalam plastik kresek.

Sebab, plastik kresek dibuat dari hasil daur ulang plastik sehingga tidak sehat apabila langsung digunakan sebagai tempat daging.

Plastik kresek merupakan plastik hasil daur ulang dari berbagai macam plastik dengan proses yang tidak higienis. Plastik hasil daur ulang ini masuk kategori nonfood grade atau tidak memenuhi syarat sebagai pembungkus makanan.

Plastik kresek yang dibuat dari hasil daur ulang beragam plastik kemungkinan dapat mengandung logam berat, mikrobra atau kandungan kimia berbahaya yang bisa menempel pada makanan.

"Kami imbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan plastik kresek sebagai plastik bungkus daging kurban. Karena dapat membuat daging menjadi bau. Proses pembuatan plastik kresek tidak sempurna," katanya, Senin (20/8/2018) pagi.

Ia mengatakan, sebaiknya daging dikemas atau dibungkus menggunakan plastik makanan atau plastik bening yang masuk dalam kategori foodgrade. Baru kemudian, bisa dimasukan dalam plastik kresek apabila diperlukan. 

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help