Berita Tulungagung

Dindik Tulungagung Dalami Dugaan Iuran Tanpa Kuitansi Pengadaan Komputer di SMPN 1 Boyolangu

SMPN 1 Boyolangu melalui Komite Sekolah diduga memungut iuran ke wali murid tanpa kuitansi.

Dindik Tulungagung Dalami Dugaan Iuran Tanpa Kuitansi Pengadaan Komputer di SMPN 1 Boyolangu
surya/david yohanes
SMPN 1 Boyolangu Tulungagung 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - SMPN 1 Boyolangu melalui Komite Sekolah diduga memungut iuran ke wali murid tanpa kuitansi. Iuran ini rencananya untuk pembelian 90 set komputer dan 4 server.

Sebelumnya, pihak sekolah juga pernah memungut Rp 100.000 per anak untuk keperluan yang sama, namun hingga kini belum ada realisasinya.

Kabid Pembinaan SMP, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Tulungagung, Saifudin Zuhri mengatakan, pihaknya akan berkomunikasi ke pihak sekolah. Menurutnya tidak dibenarkan jika sumbangan ke sekolah tidak diberikan kuitansi.

“Tidak dibenarkan kalau tanpa kuitansi. Nanti untuk bukti seseorang sudah bayar atau belum apa?” ujar Saifudin.

Saifudin berjanji untuk betemu dengan kepala sekolah SMPN 1 Boyolangu hari ini, hari ini Senin (20/8/2018).

Ia menambahkan, memang sudah ada kesanggupan dari kepala sekolah untuk melaksanaan UNBK mandiri tahun ajaran 2018 ini.

Pihak sekolah juga sudah menerima bantuan satu server dan 22 komputer dari pemerintah.

Tahun ini SMPN 1 Boyolangu akan mendapatkan tambahan dua server lagi.

Dengan jumlah siswa kelas IX sebanyak 250 anak, setidaknya dibutuhkan sekitar 150 komputer.

"Nantinya ada 4 kelas, masing-masing satu server plus harus ada satu server cadangan. Sehingga masih butuh sekitar dua server lagi," terang Saifudin.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help