Berita Sidoarjo

Penyanyi Lara Buka Bisnis Rumah Makan, Gratis Makan Sepuasnya bagi Penghafal Alquran 

Warung'e Lara, demikian nama rumah makan di Jalan Gatot Subroto Sidoarjo yang mulai beroperasi, Minggu (19/8/2018).

Penyanyi Lara Buka Bisnis Rumah Makan, Gratis Makan Sepuasnya bagi Penghafal Alquran 
surya/M Taufik
Lara menunjukkan sejumlah menu di rumah makan yang baru dibukanya, Minggu (19/8/2018). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Warung'e Lara, demikian nama rumah makan di Jalan Gatot Subroto Sidoarjo yang mulai beroperasi, Minggu (19/8/2018). Tempat makan ini merupakan bisnis baru Lara Silvy Shanta Yuniar, penyanyi asli kelahiran Sidoarjo yang beberapa tahun belakangan sibuk di Jakarta.

Sekilas, depot makan yang berada di sebelah utara Pasar Larangan itu terlihat sama dengan rumah makan pada umumnya. Menu yang disediakan pun tidak jauh beda. Seperti nasi ayam, pecel, kare, krengsengan daging, rica-rica, pepes ikan laut, dan berbagai masakan khas Jawa Timur lain.

Namun, beberapa konsep bisnis yang diusung oleh penyanyi kelahiran 1995 ini cukup unik. Ada sejumlah layanan spesial yang diluncurkan untuk pengunjung-pengunjung istimewa.

"Sambil promo, untuk warga sekitar atau warga yang berdomisili di Desa Larangan, Kecamatan Candi, Sidoarjo, kami beri diskon khusus," ungkap Lara di sela kesibukannya di hari pertama pembukaan rumah makan tersebut.

Kemudian, setiap hari Jumat rumah makan tersebut bakal menyediakan 100 paket khusus. Yakni paket makanan dan minuman yang berharga Rp 2.000. Harapannya, paket ini bisa dinikmati oleh warga kurang mampu di sekitar tempat usahanya tersebut.

Dan yang tak kalah menarik, Lara membebaskan pengunjung yang hafal Alquran untuk makan sepuasnya di tempat usahanya itu. Gratis, khusus penghafal Al-Qur'an.

"Tentu ada orang kami nanti yang mengecek. Misalnya dites singkat saja, diacak ayat atau surat pendek, jika hafal ya boleh makan gratis di sini, sepuasnya," sambung gadis yang tinggal di Perum King Safira Sidoarjo ini.

Selain program-program itu, tempat makan ini juga dikonsep senyaman mungkin. Bagian depan terdapat area parkir luas, di tengahnya seperti resto pada umumnya, kemudian bagian belakang model gazebo untuk keluarga. "Plus ada WiFi, agar pengunjung lebih betah," tukasnya.

Ide membuat rumah makan, menurut Lara, sudah tercetus sejak beberapa tahun lalu. Tapi baru bisa mulai terealisasi sekitar satu tahun kemarin.

Uang tabungan dari hasil nyanyi selama ini sengaja diinvestasikan untuk bisnis jangka panjang tersebut. Awalnya dia membeli lahan, kemudian mulai membangun sejak setahun lalu, dan akhirnya sekarang bisa beroperasi.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved