Gubernur Jatim Tepilih

Ke Lamongan, Khofifah Ingat Janji Kampanye, segera Gratiskan SMA/SMK mulai Januari 2019

"Begitu Pilgub selesai, saya langsung komunikasikan dengan gubernur, sekda, dan juga Dinas Pendidikan."

Ke Lamongan, Khofifah Ingat Janji Kampanye, segera Gratiskan SMA/SMK mulai Januari 2019
surya/fatimatuz zahro
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur terpilih 2019-2024 saat hadir dalam acara Ratib Al Hadad bersama Muslimat NU, Lamongan, Minggu (19/8/2018). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Memori hari pertama kampanye saat turun menyapa masyarakat di Tempat Pelelangan Ikan Brondong begitu diingat  oleh Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur terpilih tahun periode 2019-2024.

Saat menghampiri ibu-ibu yang tengah memilah ikan, Khofifah dicurhati tentang kondisi anaknya yang tidak bisa membayar sekolah.

"Lekat sekali di memori saya. Saya menghampiri ibu-ibu yang sedang memilah ikan di TPI Brondong. Beliau menyampaikan anaknya sekolah SMK, tidak bisa bayar sekolah karena tiga bulan cantrangnya tidak boleh melaut," kata Khofifah saat hadir dalam acara Ratib Al Hadad bersama Muslimat NU, Lamongan, Minggu (19/8/2018).

Dikatakan Khofifah hal tersebut sangat mengena dalam hati Khofifah. Dan dia sempat membuat janji pada dirinya sendiri.

Jika dirinya diijabah Allah terpilih sebagai gubernur Jawa Timur, maka ia ingin membuat program yang bisa memudahkan warga miskin untuk mendapatkan layanan pendidikan.

Keluhan itu langsung menjadi catatan Khofifah dan diupayakan untuk bisa segera direalisasikan. Sebab keluhan itu juga banyak disampaikan saat Khofifah blusukan ke pasar tradisional.

"Begitu Pilgub selesai, saya langsung komunikasikan dengan gubernur, sekda, dan juga Dinas Pendidikan. Akhirnya ketemu simulasinya, dan anggaran kita cukup untuk memberikan pendidikan gratis dan berkualitas (TisTas)," kata Khofifah.

Jadi ibu-ibu mulai saat ini tidak perlu lagi bingung soal biaya sekolah. Ditegaskan Khofifah layanan pendidikan gratis dan berkualitas sudah ia canangkan untuk masuk di RAPBD 2019.

Sehingga mulai Januari 2019 mendatang, pendidikan gratis di SMA maupun SMK baik negeri maupun swasta sudah bisa dinikmati oleh warga yang mengalami kesulitan ekonomi.

Sedangkan untuk madrasah aliyah, Khofifah sempat ditanya warga bagaimana nasibnya apakah juga gratis atau tidak. Sebab mereka yang sekolah di madrasah aliyah merasa tidak adil jika hanya SMA SMK saja yang gratis.

"Kalau Aliyah, komunikasinya dengan Kemenag, sebab regulasi kalau ada bantuan duitnya dari Kemenag," kata Khofifah.

Tidak hanya  SPP gratis, Khofifah juga siap memberikan program beasiswa S2 untuk guru madin. Serta juga memberikan tunjangan kehormatan untuk pada penghafal Al Quran. Ada sebanyak 10 ribu penghafal Al Quran yang akan diberikan tunjangan Rp 2 juta per tahun. 

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help