Berita Kesehatan

Awal Mula Mengapa Wortel Dipercaya Bisa Mempertajam Mata, Ternyata Tak Semanjur yang Kita Kira

Kepercayaan mengenai wortel yang mampu mempertajam mata berawal dari mitos yang disebarkan pasukan AU Inggris pada masa Perang Dunia II

Awal Mula Mengapa Wortel Dipercaya Bisa Mempertajam Mata, Ternyata Tak Semanjur yang Kita Kira
net
Ilustrasi 

SURYA.co.id - Kita pasti sering mendengar kalau banyak makan wortel atau minum jus wortel akan membuat penglihatan mata kita jadi lebih baik.

Sejumlah orang yang sudah terlanjur mengidap mata minus, mencoba mengonsumsi banyak wortel agar agar bisa menurunkan minusnya atau malah berharap kembali normal.

Tapi, ternyata wortel sebenarnya tidak sehebat itu dalam mengembalikan kualitas penglihatan mata kita

Seperti dilansir dari Intisari dalam judul 'Selama Ini Kita Salah, Wortel Ternyata tak Bisa Perbaiki Kualitas Penglihatan Mata hingga Kembali Normal'

Sebenarnya, kepercayaan mengenai kehebatan wortel untuk mata berawal dari mitos yang disebarkan oleh pasukan Angkatan Udara Inggris pada masa Perang Dunia II dulu.

Baca: Sejumlah Jalan Ditutup, Berikut 2 Skema Rekayasa Lalu Lintas Saat Pembukaan Asian Games 2018

Baca: Kehidupan Soeharto Usai Lengser dari Presiden - Dikawal dengan Cara Khusus, Berpenampilan Sederhana

Pada masa itu, tentara Inggris memiliki teknologi baru yang dikenal sebagai radar dan bisa mendeteksi musuh bahkan dalam kegelapan.

Pasukan Jerman yang diserang Inggris di malam hari jelas terkejut dan tak mengira tentara Inggris mampu menemukan mereka.

Pilot Inggris lalu membuat desas-desus bahwa mereka setiap hari mengonsumsi banyak wortel sehingga penglihatan mereka menjadi tajam dan mampu melihat pasukan Jerman bahkan dalam kegelapan.

Pers Inggris membesar-besarkan hal itu dengan menuliskan profil John Cunningham, seorang Letnan Pilot RAF yang dijuluki 'Si Mata Kucing' karena sukses menyerang pasukan Jerman.

Hal Ini dikaitkan dengan kegemaran Cunningham makan wortel, padahal semua berkat bantuan radar.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved