Berita Surabaya

Pengakuan 2 Bandit Jalanan di Surabaya yang Selalu Incar Wanita di Malam Hari

Kedua pelaku seringkali beraksi pada malam hari menyasar pengendara motor wanita yang sendirian di jalan sepi.

Pengakuan 2 Bandit Jalanan di Surabaya yang Selalu Incar Wanita di Malam Hari
Surya
Kapolsek Tegalsari, Kompol David Triyo Prasojo menunjukkan barang bukti hasil jambret di jalan Embong Malang Surabaya, Kamis (16/8/2018) malam 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kedua pelaku jambret ponsel di Jalan Embong Malang Tegalsari Surabaya menjual hasil kejahatannya untuk membeli barang yang diinginkannya.

Tersangka jambret FA (26) warga Jalan Hangtuah Surabaya tersebut mendapat bagian separo dari penjual hasil jambretan.  Pelaku memakai uang dari hasil jambret itu untuk membeli sepatu Sneakers.

"Saya buat beli sepatu berharga Rp 200 ribu," ucap FA di Polsek Tegalsari, Kamis (16/8/2018).

Diketahui, tersangka FA berperan sebagai joki saat melakukan aksi menjambret. Sedangkan tersangka KA (20) seorang sekuriti di perusahaan peti kemas di Perak Surabaya menjadi eksekutor merampas ponsel korbannya.

Dia sudah lebih dari satu kali merampas ponsel milik korban yang rata-rata adalah wanita lemah.

Kedua pelaku seringkali beraksi pada malam hari menyasar pengendara motor wanita yang sendirian di jalan sepi.

"Pernah ambil handphone di Kali Asin juga korbannya wanita karena lebih mudah tidak melawan," ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Tegalsari, Iptu Zainul Abidin menjelaskan, saat penangkapan pelaku FA memakai sepatu hasil uang penjualan ponsel rampasan.

Pihaknya berhasil mengamankan barang bukti dari kedua pelaku berupa sepatu Sneakers dan uang tunai Rp 60.000 sisa hasil kejahatannya.

"Kami masih melakukan penyidikan untuk memastikan sejumlah lokasi di yang pernah menjadi sasaran jambret untuk mengantisipasi kejahatan jalanan," kata Abidin.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved